
Barangkali Anda yang dulu sudah kenal internet sejak tahun 97 -an, familiar betul dengan Rocketmail.
Ya! Fasilitas email gratis yang diluncurkan oleh Four11 itu pada awalnya diadakan untuk berperang memperebutkan supremasi penyedia jasa layanan email
terbaik sejagad dengan rivalnya Hotmail.
Aku sendiri dulu juga memiliki satu account email di rocketmail yang kubuat pada tahun 1997, tapi haduh.. lupa sudah apa nama accountnya.
Lagipula pada waktu itu, aku dan mungkin juga Anda sedang seru-serunya mengoleksi banyak email account jadi wajar kalau lupa.
Seingatku dulu selain punya di rocketmail, beberapa jumlahnya juga ada di mailcity (sekarang Lycos), mail.bz, hotmail dan masih banyak lagi meski tak semuanya kugunakan secara optimal.
Lalu beberapa tahun kemudian, setelah lama tak pernah mendengar istilah rocketmail, salah seorang kawan lamaku berujar bahwa ia masih setia menggunakan account email @rocketmail.com.
Aku pun terkaget-kaget, “Wah! Itu webmail sudah memfosil kali ya! Membatu ?!” Demikian godaku.
Lalu aku pun iseng masuk ke rocketmail.com, ehh lha jebul sama dengan nasib Hotmail yang diakuisisi Microsoft serta Mailcity yang diakuisisi Lycos,
Rocketmail pun telah berpindah tangan tidak lagi dibawah Four11 tapi sudah menjadi milik Yahoo dan mereka sudah tidak memperkenankan lagi para pemilik account baru untuk melakukan proses registrasi dengan menggunakan
rocketmail.com sebagai imbuhan domain name email mereka meski masih memperbolehkan account-account lama yang aktif untuk terus menggunakan jasa webmail tersebut.
Hingga akhirnya Jumat siang yang lalu, pas lagi pulang dari makan siang, Angga memberitahuku via YM bahwa YahooMail membuka lagi registrasi email untuk domain YMAIL dan Rocketmail.
Sejujurnya ada sih… ada hasrat untuk ber-reuni dengan membuat email account baru lagi di sana, tapi sayangnya saya sudah bukan ABG Internet lagi yang suka latah mbikin email account baru
tapi kemudian tak kupakai dan menyisakan sampah di server mereka.
Jadi kubatalkan saja niatan itu dan menuliskan artikel ini sebagai ganti bahwa meskipun aku nggak bikin account di Rocketmail, tapi setidaknya aku telah mempublikasikan kembalinya
salah satu webmail service legendaris yang pernah ada di tlatah internet ini.
So…welcome back, Rocketmail!
Tinggalkan Balasan