Tuhan datang?

15 Sep 2018 | Kabar Baik

Kedatangan Tuhan selalu diartikan sebagai datangnya hari kiamat atau datangnya kematian. Kita diminta untuk berjaga-jaga, ?Sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.? begitu kataNya (lih. Mat 24:42)

Tapi mari melihat ?fenomena? kedatangan Tuhan ini dari sudut pandang yang lain yang tak hanya tentang kiamat dan kematian.

Kalian tentu ingat pesan Yesus yang ini:

Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. (lih. Mat 25:35-40)

Kedatangan Tuhan bisa kita maknai? melalui hadirnya rasa ketidakadilan, rasa lapar, rasa keterasingan dan ketersudutan yang ada di sekeliling kita.

Mendengar kabar nun jauh di sebelah sana orang kelaparan? Kirimkan bantuan supaya mereka makan!

Menyaksikan seseorang diperlakukan dengan tidak adil? Jangan diam saja! Bantu dengan melawan ketidakadilan itu supaya jadi lebih adil!

Atau saat melihat orang-orang yang diasingkan dan disudutkan hanya gara-gara pilihan politik, agama, keluarga hingga orientasi seksual yang berbeda dan dianggap tak lazim? Jangan ikut-ikut mengasingkan dan menyudutkan karena mereka juga manusia!

Kenapa? Karena seperti tertulis di atas, ?sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.?

Sydney, 15 September 2018

Jangan lupa isi?Survey Kabar Baik 2018. Hasil isian kalian dalam survey tersebut sangat mempengaruhi bagaimana pola tulisan dan distribusi renungan Kabar Baik ini akan berkelanjutan.?Klik di sini?untuk informasi selengkapnya!

Sebarluaskan!

4 Komentar

  1. ribet banget ngurusin pastor :) pastor kan manusia, hidup di dunia… mau jadi matre atau enggak apa urusan kita? :)

    Apakah itu namanya Pelayanan Kasih dalam Katolik???

    Balas
  2. ribet banget ngurusin pastor pastor kan manusia, hidup di dunia… mau jadi matre atau enggak apa urusan kita?

    Apakah itu namanya Pelayanan Kasih dalam Katolik???

    Balas
  3. Apakah seorang Imam boleh meminta-minta miras pada umat?

    Balas
    • Ya bole saja kenapa tidak?

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.