Timbuk2 Steve Sleeve, Amplop Sang Master

1 Jul 2008 | Cetusan

Steve Jobs and his envelope
Kalau Mbok Darmi nge-launching produk susu barunya menggunakan kantung plastik warna cokelat sewarna kulit dadanya, barangkali hal itu akan berlalu begitu saja.
Tak akan ada orang yang terlalu memperhatikan.. lha wong namanya juga Mbok Darmi, bakul susu yang hanya kesohor sepanjang Jalan Pasar Kembang Jogja saja.

Beda Mbok Darmi, beda pula dengan Steve Jobs, CEO Apple Inc.
Awal tahun 2008 yang lalu ia me-launching MacBookAir sebagai notebook tertipis di dunia yang uniknya dikemas
dalam amplop kertas warna kuning.
Pada event bertajuk Macworld 2008 itu secara dramatis ia lantas membuka amplop tersebut di tengah-tengah panggung yang lapang dan wussss..
hadirin pun terpana dengan laptop super tipis yang muncul dari dalamnya.

Barangkali karena itu pula, Timbuk2, salah satu produsen tas laptop membuat produk berlabel Steve Sleve, ya.. sleve milik si Steve.
Bentuknya benar-benar amplop, berwarna kuning lengkap dengan tali pengait button-button -nya.
Amplop ini bukan amplop sembarangan lho. Selain harganya yang luar biasa mahalnya untuk sebuah amplop, 50 USD, bahan dasarnya adalah 100 recycled PET (plastic bottle).
Jadi, selain keren, filosofinya juga sangat greeny, cucok dengan nafas kampanye stop global warming yang sedang marak itu.

Steve Sleve
Begitulah… postingan ini ingin menunjukkan betapa ketika kamu clicking on star, maka semua akan mengikutinya.
Ketika kamu berpikir membuat sesuatu mengikuti apa yang dilakukan ataupun dipunyai seorang bintang, seperti Kang Mas Steve Jobs ini, niscaya omset permintaan terhadap
apa yang kamu bikin itu akan naik secara mengagumkan, mereka mengikutimu, seperti halnya engkau mengikuti bintang itu.

Hmmm, jadi gimana… gimana itu tadi kantung plastiknya Mbok Darmi, ada yang mau bantu mbikinken produk massalnya yang ber-trademark-kan dia ?
Implementasinya bisa dijadikan tempat susu anak-anak atau kepepetnya ya bisa jadi beha darurat tho!

Sumber foto dari sini dan sini.

Sebarluaskan!

10 Komentar

  1. asal jangan kejadian salah buang amplop hehehe

    Balas
  2. Cerdas, Inovatif, dan Berani.. tapi terlalu mahal gak yah..?
    Gimana mo ikut2an Stop Global Warming kalo biayanya aja segitu buat beli tas eh.. salah.. amplop laptop mangsudnya..
    salam kenal brur (kunjungan balasan nih..)

    Balas
  3. Apalagi buat ngirim surat lamaran pekerjaan. Bubar!

    Balas
  4. waah nek amplope wae semana, arep kirim 10 surat seminggu bodhol kantonge:))

    Balas
  5. iddiiih…mahal amat !! beli amplopnya aja mikir gimana beli isinya… mending buat hunting jaket kulit baru besok di bandung… setojoooo….??

    Balas
  6. @Gunawan: Ndak ada kaitan antara mahal dengan stop global warming kayaknya Mas..:)
    Salam kenal, euy!

    Balas
  7. apa pun yang dilakukan oleh orang kesohor memang selalu menarik perhatian publi. mere ada karena pencitraan publik yang demikian besar terhadap sosok Steve Jobs. launching notebook itu akan bisa menjadi lebih heboh jika menggunakan tutup kemasan tas plaistik milik mbak darmi, wakakakaka :grin:

    Balas
  8. Bisa juga dijadikan buat beha darurat. Masa siihh…??? Bisa diperagakan nggak gambarnya, Pak? :lol:

    Balas
  9. @Rafki: Wah Pak, itu dia! Seharusnya dibikin mass productnya dulu, kalau saya mesti ke Mbok Darmi untuk ngecek apkah plastik bungkusnya bisa buat BH darurat ke dia langsung, apa kata dunia :)

    Balas
  10. Kalau begitu tolong kirim satu lembar MacBook Air ke alamatku ya, Don. Jangan lupa, pake kilat khusus.

    Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.