Setelah cukup banyak membaca artikel tentang lagu-lagu U2 utamanya yang dirilis pada awal-awal karier mereka, dekade 80-an, ternyata ada cukup banyak lagu
yang sebenarnya bagus namun sayangnya tak pernah dibawakan secara live oleh band asal Irlandia ini. Padahal konon, dan tampaknya sudah menjadi rahasia umum bahwa kebanyakan penggemar
lebih banyak menantikan bagaimana band kesayangan mereka membawakan lagu di atas panggung ketimbang hanya mendengarkan studio version-nya saja.
Ibarat pelukis, tantangan untuk membawakan lagu secara live itu bak beranikah ia menggambar sebuah obyek langsung di hadapan penggemar yang tentu sangat mengagumi proses demi
proses yang terjadi hingga lukisan utuh terselesaikan.
Demikian juga halnya dengan The Refugee, lagu keenam yang termuat dalam album ketiga U2, War.
Lagu yang memiliki durasi sepanjang 3:40 menit dan diproduseri oleh Bill Whelan ini sebenarnya cukup bagus.
Diawali dengan suara cowbell selama 4 birama yang melaju sendirian
(tak mutlak sendirian sebenarnya karena pada dua birama terakhir suara drum Larry Mullen Jr mulai masuk),
lagu ini sebenarnya menawarkan kekayaan bunyi perkusi yang sangat rancak dipadu dengan drum set yang dimainkan Larry Mullen Jr pada saat yang bersamaan.
Seperti dalam New Years Day, pada The Refugee The Edge
seolah membiarkan Larry Mullen Jr bermain-main dengan Adam Calyton (bass) pada bait-bait lagu sementara baru pada
penggalan-penggalan akhir bait serta keseluruhan reffrein, riff gitar The Edge yang banyak dimainkan dengan menggunakan slide guitar
mendominasi.
Mendengarkan The Refugee tanpa kita harus tahu artinya terlebih dahulu adalah layaknya mendengarkan sebuah mars yang menggebu-gebu dan menghentak-hentak penuh semangat.
Aku adalah orang yang percaya bahwa semangat dalam lagu tak harus dibangun dengan musik garang atau makna lirik yang meledak-ledak saja, akan tetapi artikulasi dan penekanan emosi
dari sang vokalis dalam mengucapkan kata per kata yang ada dalam lirik lagu itu adalah kuncinya. Dan Bono, ah lagi-lagi dia,
sangat mengerti bagaimana membuat The Refugee menjadi lebih kuat karena gaya pengucapan kata-katanya yang kuat tanpa harus berteriak-teriak.
Lalu apa sebenarnya makna yang dibawakan U2 dalam The Refugee?
Entahlah, tapi yang jelas dari apa yang kubaca, The Refugee kemungkinan berbicara mengenai perjuangan hidup imigran Irlandia-Amerika dan Afrika-Amerika.
Perjuangan imigran yang harus pergi dari negaranya karena peperangan.
Perjuangan seorang refugee.
The Refugee
War, war
Shes the refugee
I see your face
I see you staring back at me
War, war
Shes the refugee
Her mama say one day
Shes gonna live in America
In the morning, she is waiting
Waiting for the ship to sail
Sail away
War, war
Her papa go to war
He gonna fight, but he dont know what for
War, war
Her papa go to war
Her mama say one day
Hes gonna come back from far away
Help me
How can you help me?
In the evening
She is waiting
Waiting for her man to come
And take her by her hand
And take her to this promise land
War, war
Shes a pretty face
But at the wrong time
In the wrong place
War, war
Shes a pretty face
Her mama say one day
Shes gonna live in America
Yeah, America
War, war
Shes a refugee
Shes coming back, shes coming, keep you company
War, war
Shes a refugee
Her mama say one day
Shes gonna live in America

Tinggalkan Balasan