Tetap Jokowi!

9 Agu 2018 | Cetusan

Pengumuman siapa yang akhirnya menjadi calon wakil presiden dari Jokowi membuatku tersadar bahwa kita ini masih hidup di bumi manusia! Makin tersadar pula dan mengamini apa yang pernah dikatakan Ndorokakung dan jadi quote favorit saya,? hidup ini penuh tikungan mengejutkan, kejutan itu kadang tanpa permisi dan tak disangka-sangka.

Pengenku Jokowi menggandeng Ahok untuk 2019 – 2024 tapi hal itu tak mungkin lagi menurut konstitusi terkait status hukumnya. Tak ada Ahok, Mahfud MD pun jadilah? Eh di detik-detik terakhir gagal! Dan yang maju adalah Prof Dr. KH Ma?ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Rais ?Aam PBNU, organisasi muslim terbesar di Indonesia.

Kecewa? Kaget lebih tepatnya.
Tapi yang menarik barangkali adalah kenapa Jokowi memilih Ma?ruf Amin?

Sebagian kalangan menganggap ia terlalu sepuh untuk menjadi wakil presiden, usianya sudah 75 tahun. Sebagian lagi juga masih ingat kasus Ahok (baca di sini), tapi aku melihatnya dari sisi lain.

  1. Terpilihnya Ma?ruf Amin akan mempersulit kubu sebelah untuk memainkan isu SARA, utamanya agama. Jokowi tentu tak mau kejadian yang sarat konflik SARA di Pilkada DKI Jakarta terulang polanya tahun depan. Ma?ruf Amin adalah jawaban. Ia ulama senior yang amat dihormati dari kalangan manapun termasuk kalangan sebelah sana.
  2. Terkait nomer satu, pilihan Jokowi ini sekaligus mematahkan isu-isu miring bahwa pemerintahan Jokowi itu diskriminatif terhadap ulama. Apa iya seorang yang diskriminatif terhadap ulama mengangkat wakil justru dari kaumnya?
  3. Merangkul Ma?ruf Amin tentu bisa lebih mengambil hati kaum Nahdliyin (NU) untuk mendukung keterpilihannya meski NU bukanlah organisasi politik.
  4. Ma?ruf Amin adalah mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden di era SBY yang siapa tahu bisa jadi ?perekat? yang baik antara Jokowi dan SBY, Koalisi Indonesia Kerja dengan Partai Demokrat.

Jadi, golput?
Jangan! Dipilihnya Ma?ruf Amin ini justru kian menunjukkan kualitas seorang Jokowi, ia cerdas!

Mari dukung Jokowi-Ma?ruf Amin setidaknya supaya kubu sebelah dan konco-konconya dan agenda-agendanya tak terpilih dan tak jadi.

Mari dukung Jokowi-Ma?ruf Amin setidaknya sampai mereka terpilih dan sesudahnya sama-sama duduk mengkritisi yang kurang baik, mendukung yang sudah baik.

Ini sikapku! Untuk Tanah Airku!

Salam Cepret,

 

Sebarluaskan!

1 Komentar

  1. Selama ini JKW diserang dari sisi keIslaman, isu PKI, kriminalisasi ulama dll. Tdk Ada apresiasi pd pembangunan yang selama ini sdh berjalan walau hrs diakui msh byk kekurangan. Tanpa pengorbanan AHok tentu pilihan ke KH.Ma’ruf Amin tidak akan terjadi. JKW tdk mau pemilu nanti membuat bangsa in dlm ketidakpastian. Minimal lawan sdh kelimpungan dulu, jadi stabilitas bs lbh terjamin.. Indonesia bukan Jakarta, 5th ke depan akn lbh baik, jgn smpe badut-badut berkuasa. Tulisan keren Don.. Pilihan JKW sungguh Jenius.

    Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.