Total Postingan

3,140

Total Komentar

19,956

Total Kata

2,173,058

Ketika kamu merasa Tuhan sedang memunggungimu

Dan saat semuanya sudah aman, dengan wajahNya yang bercahanya, senyumNya yang mendamaikan dan tangan kasihNya yang meneguhkan, Ia berpaling kepadamu, mengentaskan keluh-kesahmu, menuntaskan kerinduanmu, membasuhmu dengan kasihNya yang senantiasa baru?.

Terapi takjub

Memelihara rasa takjub menurutku adalah penting dalam menjalani hidup. Aku menyebutnya sebagai sebuah terapi karena ketakjuban menyadarkan bahwa kita memiliki keterbatasan. Karena kita maklum bahwa diri ini terbatas, maka penyadaran akan penyertaan Tuhan ?yang maha tak terbatas kuasa dan baikNya? menjadi sangat relevan.

Pernahkah kamu kecewa dan menyesali keputusan untuk mengikutiNya?

Maka supaya tidak kecewa, kita tetap boleh berharap, kita tetap boleh meminta. Tapi sudahkah kita hidup dan tinggal bersamaNya? Kalau sudah, seharusnya kekecewaan itu bisa diminimalisasi dan diubah menjadi sebuah titik pasrah seperti yang dikatakan Bunda Maria saat Elizabeth datang untuk mengabarkan kehamilannya, ?Terjadilah kepadaku menurut perkataanMu.?

Meminta solusi kok malah dikasih kelegaan?

Maka mari belajar ikhlas, belajar lega.
Lega karena kita tahu bahwa hidup ini memang tak mudah untuk dijalankan. Lega karena kita tahu bahwa apa yang kita inginkan untuk terjadi tak melulu sama dengan kehendakNya. Lega bahwa tak semua harus dan bisa kita menangkan. Bukan karena Tuhan mau melihat kita kalah tapi justru karena untuk mencapai kemenangan sejati yaitu keselamatan abadi, kekalahan-kekalahan itu adalah pengorbanan.

Bersama Bunda Maria hingga Golgota Kehidupan Kita

Maria adalah teladan sempurna bagi kita kaum beriman. Selain itu, Maria adalah pendoa sejati dan kita tidak perlu meragukan adakah doa-doanya didengar Tuhan atau tidak. Karena Ia adalah Bunda Allah. Ia adalah Perawan Abadi. Ia adalah yang sudah pasti ada di surga baik jiwa, roh dan raganya dan?. tidak seperti kita, Ia dikandung tanpa noda. Adakah keempat jaminan itu masih kurang?

Belas kasihNya yang menyelamatkan kita

Kabar Baik hari ini menguatkan kita supaya kita tak perlu merasa takut untuk lelah dan tak perlu khawatir kita terlantar. Ia selalu memberi kelegaan dan menjaga kita. Bahkan ketika menurutNya kita memang sudah benar-benar lelah dan terlantar, belas kasihNya menyelamatkan kita!

Bagaimana mungkin?

Janganlah kita berpikir bahwa untuk segala hal yang masuk akal, Tuhan tidak kita perlukan sementara untuk hal-hal yang tak masuk akal, barulah kita memerlukannya.

Lebih “kristiani” dari Perwira Romawi yang non-kristiani

Menjadi orang Katolik adalah kebanggaan dan betapa hal itu harus ditanggapi dengan syukur. Tapi hal itu tidaklah cukup. Bukan agama saja dan bukan pula ketekunan dalam menjalankan agamanya saja yang mengantarkan seseorang untuk masuk surga. Iman dan percayalah kuncinya.

Mana yang lebih Indonesia: Agnezmo atau Maria Ozawa?

?Kesalahan? Agnezmo menurutku satu. Ia sebenarnya tak perlu melibatkan frase pertama bahwa ia tidak punya darah Indonesia. Kalau aku jadi dia, cukup dengan berkata, ?I?m actually German, Japanese, Chinese born in Indonesia?