Posting ini memuat beberapa foto berukuran besar, mohon perhatikan kapasitas bandwidth Anda :)

Kali ini, mari kita bicara soal Sydney.
Dilihat dari perangainya, bagiku Sydney adalah raksasa.
Landskap, media dimana empat jutaan orang yang tinggal di dalamnya bergelut dengan kehidupan, berkubang menghabiskan waktu.
Sebuah kepingan sisi dunia bagian selatan katulistiwa yang berhasil menampakkan kemilau konsumerisme, hedonisme serta semua hal yang mengatasnamakan peningkatan kualitas hidup manusia ditinjau dari sisi-sisi yang modern.


Namun di sisi lain, Sydney sangatlah pendiam.
Merasakan berjalan kaki di antara Wynyard hingga QVB, berperahu-sampan dari The Rock menuju ke Luna Park, atau berkereta api dari Newtown hingga Central, barangkali kamu akan menemukan geliat yang sepi. Kamu akan merasakan bising suara, tapi semuanya serba teratur, tidak ada sesuatu yang seperti
Tak ada suara deru knalpot sepeda motor yang dipermak hingga memekakkan telinga, tak ada ramai kernet berteriak bergelantungan di bis kota, dan atas nama ketertiban umum dan mengatasi polusi suara, bahkan suara syahdu pengingat waktu ibadah bagi orang-orang yang beragama pun pantang diperdengarkan.
Semua seperti berlalu lengang…




Tinggalkan Balasan