Suara yang berbunyi, suara yang bermakna

17 Des 2017 | Kabar Baik

Aku tertarik bagaimana Yohanes Pembaptis menyamakan dirinya. Ia menolak dibilang Elia. Ia menampik anggapan bahwa dirinya adalah mesias.

Lalu?

?Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya.” Begitu katanya seperti dikutip Yohanes dalam Yohanes 1:23.

Kerendahan hati Yohanes tampak ketika ia menyamakan diri sebagai suara. Suara untuk yang menyerukan ?pelurusan jalan? bagi Tuhan. Tuhan yang semula tak dikenal orang-orang.?Sebagai layaknya suara, Yohanes tahu betul ia harus terus-menerus berbunyi dan bermakna.

Bagaimana dengan kita?

Seorang yang belum ada setahun berkomitmen melayani dalam dewan paroki dan beberapa komunitas bina iman mendadak mengundurkan diri.

Alasannya?
Ada suara-suara tak sedap mampir ke telinganya. ?Ada yang bilang saya ini mau menjabat ini dan itu karena punya misi pribadi. Jadi untuk membuktikan bahwa anggapan itu salah, saya memilih mundur!?

Seorang kawan menanggapi pengunduran diri itu dengan ?positif?, ?Ia benar-benar orang yang rendah hati ya!?

Aku menggeleng.
Bagiku justru pengunduran dirinya menunjukkan betapa tinggi hatinya!

Ia tinggi hati karena mengutamakan suara orang lain melebihi suara hatinya sendiri apalagi suara Tuhan! Ia takut kehilangan kawan tapi tak peduli ketika orang-orang yang dilayani kehilangan dirinya. Bukankah itu sikap yang berkebalikan dengan kerendahan hati?

Rendah hati adalah menerima dan tetap menjalankan tugas. Sebagaimana Yohanes, kitapun adalah suara maka mari menjalankan tugas tersebut.?Suara yang terus berbunyi dan suara yang makin bermakna. Karena suara tanpa bunyi adalah bisu sementara suara miskin makna adalah bising yang sejatinya?bisu.

Sydney,17 Desember 2017

Jangan lupa mengisi survey Renungan Kabar Baik 2017 di sini.

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.