Siapa yang harus memberi makan?

7 Agu 2017 | Kabar Baik

Tetapi Yesus berkata kepada mereka: “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.”
(Matius 14:16)

Para murid mengusulkan supaya orang banyak yang mengerumuni Yesus itu pergi untuk dapat membeli makanan di desa-desa sekitar karena hari sudah malam, tapi Yesus melarangnya dan berkata seperti kutulis di atas.

Padahal yang dimiliki oleh para murid hanyalah lima roti dan dua ikan, mana mungkin cukup? Kelanjutannya adalah seperti yang sering kita dengar, Yesus mengadakan mukjizat sehingga makanan sesedikit itu mampu untuk mengenyangkan lima ribu kepala lelaki (tidak termasuk perempuan dan anak-anak) bahkan ada tersisa potongan roti dua belas bakul penuh!

Kamu murid Tuhan?
Kamu wajib pula memberi orang-orang yang mengerumuniNya dengan makanan. Tentu tak melulu makanan jasmani tapi juga rohani. Makanan rohani adalah kasih karena kita diajar untuk membagikan kasih.

Kenapa Yesus mengharuskan kita mengasihi karena kita lebih dulu dikasihiNya sebagaimana halnya kenapa kita berani memberi makan, karena kita sudah cukup kenyang dari makanan yang diberikanNya.

Jadi kalau kamu belum berani memberi mereka kasih barangkali kamu belum dikasihi. Tapi adakah murid Tuhan yang tak merasa dikasihiNya sementara kasihNya sendiri adalah umum untuk siapa saja?

Jangan-jangan justru karena kamu kekenyangan?! Kenyang memang memberikan rasa nyaman tapi kadang hal tersebut membuat kita merasa ingin cepat-cepat tarik selimut dan tertidur dalam kenyamanan, dalam kekenyangan.

Ada banyak orang yang kekenyangan kasih Allah lalu membiarkan diri tertidur. Orang-orang yang terbuai dengan doa-doa yang panjang dan indah. Orang-orang yang terlena dengan ayat-ayat yang diputar-putar ulang seperti ibu yang meninabobokan anaknya. Orang-orang yang terhipnotis lagu-lagu rohani yang menyayat-nyayat maupun yang menghentak-hentak.

Bukannya tidak boleh karena akupun menyukainya. Tapi apalah gunanya semua makanan itu jika lantas tak membuat kita jadi lebih peduli dan memberi makan pada orang lain?

Kamu kenyang tapi lantas ibaratnya tarik selimut dan ketiduran tanpa pernah berpikir bahwa di luar gerejamu, di luar ruang persekutuan doamu ada orang-orang yang mengerumuniNya mengharapkan belas kasihNya dan Yesus mengharuskan kamu memberi makan.

Sydney, 7 Agustus 2017

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.