Sikap inferior terhadap bangsa lain tampak sangat nyata ketika misalnya suatu waktu kita mendapati ada karya seni anak bangsa yang terdengar/terlihat ‘mirip’ atau bahkan ‘sama betul’ dengan karya dari luar negeri.
Biasanya sih komentar yang keluar seperti ini, “Nah! Ketahuan kan! Ternyata artis kita ngejiplak karya luar negeri!”
Atau mau yang lebih nylekit lagi, “Tau sendirilah… Indonesia! Masalahnya di mentalitas!”
Pernahkah kita berpikir, apa ada yang salah dengan otak kita sehingga selalu menganggap bahwa bangsa kita lebih terbelakang dari bangsa lain?
“Intinya, jangan asal njeplak bahwa kita semua adalah bangsa penjiplak!”
Atau, kalau kata Bono (U2) di lagu One bilang, “Did i disappoint you, leave a bad taste in your mouth?” Ya, emang sesalah apa sih Indonesia terhadap kalian kok sampai mau-maunya kaki kalian rela diinjakkan ke kepala sendiri?
Kalian bolehlah geram dengan perilaku menjijikkan pemimpin-pemimpinnya yang kaya intrik dan rekayasa, tapi itu kan tidak mewakili semuanya. Ada banyak contoh positif dimana ternyata banyak pula karya artis kita yang dicontek/dijiplak habis-habisan oleh orang lain!
Ada pula cerita-cerita menarik dimana karya artis kita diminta atau dibeli oleh seniman asing lalu mereka merilis ulang dalam bahasa dan artikulasi nada yang agak sedikit berbeda tergantung kemauan mereka dan hasilnya, ketika kalian mendengar barangkali kalian tak menyangka bahwa itu adalah karya anak bangsa?.
Intinya, jangan asal njeplak bahwa kita semua adalah bangsa penjiplak!
Penjajah telah lama pergi, lekas-lekas turunkan kaki dari kepala kalian, karena kalau bukan kita, siapa yang sanggup menghargai diri sendiri?
Nah, berikut adalah contoh-contoh yang semoga membuat kalian berubah pikiran kalau ternyata kalian selama ini sudah terlanjur berpikir yang stereotipikal seperti di atas.
* * *
Kalian yang besar pada akhir 80-an hingga awal 90-an tentu tahulah KLa Project. Band besutan Katon, Adi dan Lilo (dulu ada juga Ari) ini mengeluarkan single pertama akhir 80-an berjudul ‘Tentang Kita’. Berikut clip mereka:
Nah, dua tahun silam, aku menemukan sebuah link di Youtube seperti tampak di bawah ini.
Jelas mereka bukan Katon Lilo dan Adi… yang cewek pun bukan pula Sisca, additional singer yang kerap diajak KLa untuk berkarya bersama. Mereka menamakan diri sebagai Puisi III, dan yang bikin kaget adalah, mereka pun menyanyikan ‘Tentang Kita’ yang jelas-jelas adalah kepunyaan KLa Project. Coba perhatikan logat ketiga personil Puisi III, nah menurut kalian, mereka berasal dari mana? :)
Lalu kira-kira dua bulan silam, di sebuah siaran televisi milik Myanmar yang kuakses melalui jaringan parabola, aku menangkap video clip di bawah ini lalu merekamnya.
http://youtu.be/gv7Vtq2ROv8
Coba perhatikan melodinya dan bandingkan dengan lagu “Aku Bukan Milikmu” karya Rossa berikut ini:
Sama kan?
Dua kasus di atas barangkali tetap bisa ‘dibengkokkan’ oleh mereka yang terlanjur bersikap apriori terhadap Indonesia.
Tapi, o well, kupikir kalian pasti sudah pintar dan mampu menilai sendiri kira-kira siapa yang menjiplak/membeli lagu milik siapa.
Eh mau tau lagu Indonesia apa saja yang diminati dan akhirnya dipakai oleh orang lain? Simak infonya di sini
Tinggalkan Balasan