Siapa berhak mengikutiNya?

20 Sep 2019 | Kabar Baik

Kabar Baik hari ini cukup singkat tapi memiliki makna dalam terkait siapa saja yang diperbolehkan atau berhak mengikutiNya dalam pelayanan di bumi dulu. Lukas menulis bagaimana Yesus berkeliling desa dan kota untuk mengabarkan Kabar Baik. Ia tak sendirian, didampingi tak juga hanya oleh kedua belas murid yang sudah ditunjukNya.?

Ada para perempuan yang ikut mendampingi termasuk di antaranya adalah Maria Magdalena, Yohana dan Susana.

Siapakah mereka?

Maria Magdalena tentu kita mengenalnya sebagai wanita yang disembuhkan dari roh jahat dan berbagai penyakit. Yohana adalah istri Khuza, bendahara Herodes. Susana, seorang yang hanya disebut sekali di dalam Injil yang tidak berhasil kutemukan siapakah dia, serta banyak perempuan lain.

Para perempuan tersebut, masih menurut Lukas, melayani rombongan Yesus itu dengan kekayaan yang mereka punyai.

Apa yang bisa kita tarik sebagai pelajaran dari sini?

#1 Siapa berhak mengikutiNya? Pelayanan Tuhan bersifat inklusif!

Meski dua belas murid sudah ditetapkan tapi Yesus tidak menyingkirkan murid lain untuk tetap mengikutiNya. Ia terbuka pada pribadi-pribadi yang ingin menemukan keselamatan dengan jalan melayaniNya siapapun dia termasuk Yohana, istri bendahara Herodes, raja lalim itu. 

Terkadang kita berpikir kenapa harus melayani Tuhan ketika sudah ada imam, suster, bruder, diakon dan pro-diakon di Gereja? Membaca Kabar Baik hari ini, kita seolah dibukakan bahwa kaum awam juga diajak untuk menjadi perpanjangan tanganNya dalam menghadirkan Kerajaan Allah di muka bumi.

Pelayanan pun tak hanya di Gereja. Melayani keluarga, berkontribusi bagi masyarakat, semua adalah wujud kontribusi kita. Dulu para murid diajak untuk menyebarkan Injil. Sekarang pun kita diajak menjadi saksi atas kebenaran Injil melalui hidup kita, bukan?

#2 Siapa berhak mengikutiNya? Para pendosa yang bertobat diikutsertakan

Gambaran Maria Magdalena sebagai wanita yang dulunya kerasukan roh jahat menginspirasiku untuk merenungkan bahwa ketika seorang pendosa memiliki kerinduan untuk melayani Tuhan, hal itu bukanlah sesuatu yang tidak mungkin untuk dilakukan!

Roh jahat dari Maria Magdalena dilepaskan oleh Yesus, kedosaan kita pun dibebaskan olehNya melalui sakramen pembaptisan. Maka, kenapa harus takut untuk melayani Tuhan meski kita punya sejarah kedosaan? 

#3 Kaya? Kenapa tidak?

Banyak yang berpikir bahwa orang Katolik tidak boleh kaya apalagi Yesus pernah mengutarakan bahwa lebih mudah seekor unta masuk melalui lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam pintu surga (lih. Mat 19:24). Tapi hari ini Lukas memperlihatkan bagaimana sosok Yohana yang istri bendahara Herodes yang tentu tak miskin diperbolehkan melayani dan diterima kontribusinya oleh Yesus.

Murid Tuhan tidak dilarang untuk jadi kaya tapi sekaligus diajak untuk mempersembahkan kekayaannya itu bagi Dia.

?Dia? tak hanya berarti memberi melalui kolekte persembahan atau sumbangan yang terkait dengan Gereja. ?Dia? dalam arti luas termasuk memberikan kekayaan kepada sesama yang membutuhkan.

Jadi mau kaya? Boleh saja, syarat dan ketentuan berlaku :)

Sydney, 20 September 2019

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.