Siap untuk dibuang, sedia untuk dicampakkan. Kalian kangen Ahok?

8 Okt 2017 | Kabar Baik

Kata Yesus kepada mereka: “Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
(Matius?21:42)

Kabar Baik hari ini bercerita bagaimana Yesus mengumpamakan Kerajaan Allah itu layaknya seorang tuan tanah yang membuka kebun anggur dan menyewakan kebun itu kepada para penggarap.

Setiap musim panen, Sang Tuan mengutus hamba-hambaNya untuk menerima hasil bagian. Tetapi para penggarap itu menangkap dan memukuli mereka, utusan itu karena tak sudi membagi hasil kerjanya dengan Sang Tuan. Begitu terjadi terus-menerus hingga akhirnya Sang Tuan mengirimkan AnakNya sendiri dengan pikiran bahwa para penggarap itu tentu akan menghargai AnakNya. Tapi yang terjadi justru lebih jahat, para penggarap itu membuang lalu membunuh Sang Anak.

Pelajaran terbesar hari ini bagiku adalah bagaimana kita sebagai murid Tuhan, sebagai hamba yang diutus ke dunia tahu dan sadar akan resiko yang kita hadapi.

Resiko untuk dibuang, dicampakkan dan dijauhi bahkan dibinasakan itu amat tinggi meski yang kita lakukan adalah mencintai, mengasihi dan berbagi.

Tentu kita semua masih belum lupa pada sosok Basuki Tjahaja Purnama, mantan Gubernur DKI Jakarta yang akrab dipanggil Ahok. Lima bulan sudah ia mendekam di penjara.

Orang bilang ada begitu banyak hal yang sudah dilakukannya bagi warga saat Ahok menjabat tanpa pandang bulu suku, agama dan status sosial. Tapi apa yang diterima? Hujatan, cacian, ancaman! Ahok kalah, tersungkur, diringkus hukum pula!

Adakah Ahok itu hamba Tuhan?
Bagi yang tak suka kepadanya tentu tak sudi menyebut demikian. Jadi, biar adil, biarlah Tuhan yang menentukan karena bukankah Ia, Sang Tuan Tanah yang berhak mengadili, bukan kami, bukan kalian?

Satu hal yang pasti, waktu sendirilah yang akhirnya membuktikan dan hal itu akan dimulai sejak 16 Oktober 2017 mendatang. Saat lebih dari sepuluh juta warga Jakarta menyambut Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai gubernur dan wakil gubernur yang baru.

Jadi? wahai orang-orang Jakarta!
Siapkan dirimu untuk menjadi saksi apakah yang dulu dilakukan Ahok adalah sesuatu yang bisa dijadikan batu landasan yang baik/batu penjuru bagi Jakarta atau batu kusam yang sia-sia yang seolah seharga dengan hujatan dan cacian yang selama ini dilontarkan orang-orang kepadanya?

Btw, kalian kangen Ahok?

Sydney, 8 Oktober 2017

*foto utama diambil dari bukalapak.com

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.