Selamat Ulang Tahun ke-8, Kakak Odilia

13 Feb 2018 | Cetusan

Sepulang kerja semalam, Joyce memulai sebuah cerita dengan hal yang mengejutkan dan membuat jantung rasanya mau lepas dari tempurungnya, ?Guru-guru kelasnya Odilia tadi sempat kebingungan mengira anakmu hilang!?

Jadi ceritanya, saat rehat morning tea, Kakak (begitu aku memanggil Odilia) tak kembali ke kelas. Guru-guru pun sibuk mencari ke sana-kemari hingga akhirnya ?diketemukan? sedang asyik ngobrol di kantor sekolah bersama para pegawai di sana.

?Kok bisa?? tanyaku.
?Jadi saat bel tanda masuk kelas dibunyikan, Kakak melihat ada anak lain yang injured (terluka -dv). Dia lalu ngajak anak itu ke kantor untuk diobatin. Nah sesampainya di kantor, Kakak malah asyik ngobrol dengan para pegawai sampai akhirnya dijemput guru-gurunya..?

Anakku sudah besar.
Hari ini, Odilia, berulang tahun ke-8. Berarti sudah delapan tahun pula aku resmi menjadi seorang Bapak! Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, ia tumbuh menjadi anak yang begitu baik, peduli dan sangat ramah pada sesama. Meski kadang muncul kekerasan hatinya, aku melihat itu sebagai tanda yang baik bahwa ia memiliki pandangan yang memang tak harus sama dengan siapapun termasuk kami, orang tuanya.

Semalam, sambil kupeluk, aku bertanya hadiah ulang tahun apa yang ia maui mengingat saat ulang tahun adiknya, Elodia, Desember silam, aku dan Joyce membelikannya mainan aneka rupa. Seperti biasa, Kakak selalu menolak untuk dibelikan mainan. Kegemarannya adalah makan di restaurant maka itu pulalah yang kami berikan.

Tulisan ini kurawi di atas bus yang mengantarkanku pulang dari kerja.?Aku memutuskan pulang lebih pagi dari biasanya untuk segera menuju ke restaurant kesukaan Kakak dan kami akan bersantap malam di sana.

Kak, kamu tak perlu jadi anak paling pintar sedunia.Yang kamu perlukan adalah bekal kebenaran. Jadilah benar, cintailah Tuhan dan sesama seperti halnya kamu mengasihi dan memperhatikan kawanmu yang terluka kemarin di sekolah.

Selamat ulang tahun, Kakak Odilia! Cintaku padamu membesar dan membubung tinggi serta meluas ke arah yang aku sendiri tak akan pernah tahu ruang lingkupnya…

Sebarluaskan!

1 Komentar

  1. wuih senengnya sewindu jadi bapak

    selamat buat mas dv dan dik odilia

    berkah dalem..

    Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.