Sang Penyembuh

4 Feb 2018 | Kabar Baik

Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan
(Markus 1:34)

Jika Yesus secara fisik manusia masih hidup di bumi di zaman now, akankah mereka yang sakit berduyun-duyun datang kepadaNya atau tetap ramai-ramai mengantri untuk diobati dokter ternama?

Aku membayangkan kalau Yesus ada saat ini, kita akan meninggalkan dokter-dokter itu lalu mengajak yang sakit untuk mengunjungiNya karena seperti ditulis dalam Kabar Baik hari ini, Yesus adalah Sang Penyembuh! Ia menyembuhkan sakit penyakit apa saja bahkan yang ?hanya? demam seperti Ibu mertua Petrus pun dipulihkanNya.

Tapi Yesus itu memang tidak pernah kemana-mana. Ia ada sesuai janjiNya yang akan menyertai kita hingga akhir jaman.

Melalui wujud fisik roti dan anggur, Yesus kita temui dalam perayaan ekaristi. Yesus yang ada di situ adalah Yesus yang sama yang hidup dua ribu tahun silam, Yesus yang sama yang menyembuhkan ibu mertua Simon yang ditulis Markus dalam Kabar Baik hari ini.

Jadi datang ke ekaristi adalah datang memohon penyembuhan karena Yesus adalah Penyembuh.

Tapi apakah dengan begitu kita tak perlu ke dokter lagi ketika sakit?

Tuhan memberikan kita akal dan budi dan harus digunakan untuk lebih memuliakan namaNya. Sehingga, ketika ada yang sakit dan kita mengajak yang bersangkutan ke dokter, hal itu bukan berarti lantas kita meninggalkan Yesus. Kenapa? Sepanjang cara-cara medis yang ditempuh adalah seturut kehendakNya, Yesus pun ada dalam kerja para dokter saat merawat pasien-pasiennya. Jadi, jangan ragu! Bawa si sakit ke dokter segera!

Tapi kalau tetap tak sembuh?

Setidaknya kita mengusahakan yang terbaik. Kita ini adalah alat, hanyalah alatNya. Kesembuhan yang didapat bukan karena kemauan kita tapi karena kehendak Allah yang hendak dinyatakan melalui karyaNya di dalam diri kita.

Jadi, pasrah saja? namanya juga alat, serahkan diri karena tak ada alat yang tak berbahagia selain kita yang dipakai seturut kehendakNya.

Sydney, 4 Februari 2018

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.