Roh jahat di dalam Gereja? Mungkinkah?

15 Jan 2019 | Kabar Baik

Beberapa kawan, baik yang di Australia maupun di Indonesia memutuskan untuk tidak mau lagi beribadah ke Gereja karena menurut mereka banyak orang yang mengaku beriman tapi perilakunya seperti setan! 

Ada yang tak mau segereja dengan orang yang katanya gemar mencuri uang kolekte. Ada juga yang secara spesifik bilang, ?Aku tak mau ke Gereja! Kecewa dengan romo-nya yang aku tahu banget ia berselingkuh dengan umat!?

Apa yang terjadi dan dituliskan Markus hari ini dalam Kabar BaikNya semoga menjawab perihal di atas.

Ketika Yesus sedang mengajar di rumah ibadat di Kapernaum tiba-tiba ada umat yang kerasukan roh jahat. Roh itu lantas dihardik keluar oleh Yesus. (Markus 1:21-28). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun berada dalam rumah ibadat, meskipun Yesus ada di situ, roh jahat tetap bisa merasuki orang yang ada di dalamnya!

Apakah ini berarti kuasa Tuhan kurang kuat sehingga roh jahat tetap bisa merasuk meski ada di hadapanNya?  Bukan! Manusianya yang mempersilakan roh jahat untuk tetap masuk melalui pengambilan keputusan hidup yang salah!

Misalnya pada kasus oknum imam yang terlibat perselingkuhan. Jika si oknum menolak campur tangan nafsu saat berinteraksi dengan umat yang diselingkuhi, hal itu tidak akan terjadi!

Atau dalam kasus yang baru lalu kudengar; seorang ibu mencuri uang kolekte dalam perayaan ekaristi dan tertangkap kamera lalu disebarluaskan! Jika si ibu menolak tawaran jalan pintas si jahat dengan mencuri dan lebih mengedepankan hidup pasrah meski mungkin secara keuangan sedang ?berat? dan kekurangan, hal itu juga tidak akan terjadi!

Kisah yang ditulis Markus ini tidak untuk memperlihatkan kurang kuatnya kuasa Tuhan tapi kita harus memandang sebaliknya, kasih Allah melalui Yesus membuat orang yang meski kerasukan roh jahat bisa bebas dan tetap dicintai!

Jadi, kalau kita ini mengaku murid Yesus yang baik, kenapa kita ?menghukum? diri kita sendiri untuk tak lagi ikut perayaan ekaristi di Gereja semata karena ada orang yang kerasukan roh jahat di dalamnya?

Pernahkah pula berpikir bahwa dengan tidak lagi pergi ke Gereja karena alasan-alasan di atas adalah berarti pemenuhan dari strategi panjang roh jahat itu sendiri untuk membuat hidup kita jauh daripadaNya?

Mari ke Gereja!

Sydney, 15 Januari 2019

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.