Risalah Akhir Pekan XXVI/2017

3 Jul 2017 | Risalah Akhir Pekan

Sakit punggungmu kambuh jumat lalu!
Tidur tak nyenyak, untuk bernafas saja sulit. Kuputuskan mengambil cuti sakit untuk beristirahat lalu mengunjungi Mr Xiao, tukang pijat langgananku.

Sakit punggungku ini memang benar-benar kambuhan.
Aku lupa kapan awalnya tapi kalau tak salah sekitar sebelas tahun silam saat sedang nge-gym di Novotel Jogja, saat sedang melakukan shrug tiba-tiba seperti ada yang tertarik dan sakitnya setengah mati!

Sejak saat itu, setidaknya dua atau tiga bulan sekali rasa sakit itu datang dan pergi, kadang parah, kadang ringan tapi tak jarang parah sekali seperti yang terjadi jumat kemarin. Punggung atas sebelah kanan nyerinya bukan main, menjalar hingga ke leher dan lengan kanan bagian atas nyaris tak bisa digerakkan.

Sepulang dari Xiao, rasanya sudah lumayan tapi karena hidup toh tak bisa dihentikan hanya gara-gara punggungku sakit, jadi aku tak bisa beristirahat total dan akhirnya rasa nyeri itu yang datang lagi. Kalau sudah begini, ada beberapa hal yang kulakukan mulai dari mandi air hangat sehari dua kali, dikerokin bagian yang sakit hingga apalagi kalau bukan pasang salonpas!

Dari hal-hal itu, yang menurutku cukup efektif adalah pemasangan salonpas. Bukan karena sembuh tapi justru sensasi panas/pedas yang ditimbulkan meng-overwrite rasa ngilu yang timbul karena sakit punggungku ini dan menstimulasi otak untuk berpikir bahwa seolah sakit punggungku telah sembuh!

Hingga tulisan ini kurawi, meski sudah berkurang jauh tapi sesekali rasa nyeri masih muncul tak tertahankan. Kalau sudah begini aku merasa betapa badan ini mulai uzur juga hahaha!

Aku sempat berpikir, bagaimana nanti kalau tubuh semakin meng-uzur dan makin banyak fungsi-fungsi tubuh yang menurun atau hilang sama sekali?

Frustrasi? Mungkin saja!
Tapi yang kupinta dariNya justru rasa syukur.

Rasa syukur?
Iya! Syukur bahwa dengan penurunan fungsi tubuh setidaknya hal itu menyadarkan bahwa dulu kita pernah begitu sehat dengan fungsi-fungsi tubuh yang prima. Syukur bahwa dengan penurunan fungsi tubuh kita bisa merasakan ketergantungan pada sesama dan sekitar, kita jadi tak sombong lagi karena pada kenyataannya tak bisa ngapa-ngapain lagi.

Ah tapi itu masih nanti-nanti meski setidaknya dengan apa yang kurasakan saat ini, aku bisa berlatih makin bersyukur dan bukankah rasa syukur itu tak perlu menunggu ‘nanti-nanti’…

Selamat menjalani minggu yang baru!

Dipublikasikan pada Hari Minggu Biasa XIII
pada pesta nama Santo Bernardinus Realino, Pengaku Iman, Santo Fransiskus di Girolamo, Imam, Santo Yohanes Fransiskus Regis, Imam

Sebarluaskan!

2 Komentar

  1. Mungkin bisa coba yoga kang untuk memperbaiki postur tubuh.

    Good luck! :)

    Balas
    • Aku memang ditawari untuk ikut class di Fitness First tapi aku terlanjur kontrak dengan salah satu gym juga. Nanti nunggu abis kontrak. Makasih Bro :)

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.