Renungan 2020: Tentang Hidup Yang Tak Mudah Ditebak

26 Des 2020 | Cetusan

Apa yang bisa kita syukuri dari tahun 2020 yang akan segera berakhir ini?

Kita patut bersyukur karena boleh belajar satu hal bahwa hidup ini ternyata nggak mudah ditebak! Manusia boleh berencana sebaik mungkin tapi kenyataan yang diterima kadang nggak sesuai rencana bahkan terkadang berbeda 180 derajat.

Ada kawan yang berencana bikin acara nikah gede-gedean, batal. Ada artis berencana bikin konser megah harus memupus mimpinya. Bahkan kalau mau yang ekstrim, lihatlah bagaimana Pemerintah Jepang, utamanya pemerintah Kota Tokyo yang harus mengundurkan acara Olimpiade Musim Panas tahun 2020 ke 2021.

Semua karena makhluk super mini bernama COVID-19. Virus ini mengubah hidup tujuh milyar manusia di dunia. Apalagi setelah WHO menetapkan status pandemik di awal tahun, pemerintah negara-negara di dunia kalang kabut menerapkan aturan ketat untuk warganya supaya virus gak menular semakin luas.

Penerapan ketat itu membuat keadaan ekonomi ikut terdampak. Resesi dimana-mana, pertumbuhan ekonomi mengkerut hingga di bawah 0%. Manusia dibayang-bayangi masa depan yang tidak pasti.

Di tengah keadaan seperti ini apa yang bisa kita perbuat?

Tetap melanjutkan hidup karena kita belum mati. Dan selama hidup kita sejatinya tak perlu takut karena Tuhan masih begitu setia menemani pergumulan kita meski terkadang hidup meluluhlantakkan mimpi-mimpi dan Tuhan seolah begitu jauh bahkan ada dari kita mengenaliNya sebagai tiada.

Simak postingan ini dalam format podcast di sini:

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.