Rahasia dibalik suksesnya penjualan kaos ‘Dasar Ndeso!’

3 Agu 2017 | Cetusan

Kaos ‘Dasar Ndeso’ produksi brand yang kutangani bersama beberapa kawan di Indonesia, Politik Merchandise, adalah kaos dengan rekor penjualan tercepat!

Hanya kurang dalam waktu satu jam, dua belas kaos yang menjadi standard maksimal produksi ludes padahal pengumuman penjualan kaos tersebut kurilis sekitar pukul 7 pagi waktu Sydney atau sekitar pukul 4 pagi WIB.

Banyak yang ‘kecolongan’, banyak yang memintaku untuk merilis ulang kaos tersebut bahkan hingga berminggu-minggu sesudah penutupan, masih saja ada yang berkomentar, “Aku tetep nunggu rilis ulang ‘Dasar Ndeso’-mu!”

Hingga saat ini, komitmen kami untuk merilis produk secara ekslusif lebih tinggi ketimbang keinginan kami untuk mengeruk keuntungan uang berlipat ganda seandainya kami mau memproduksi lagi sehingga tawaran itupun tidak kami indahkan. Bukannya tak tertarik pada uang, tapi kami percaya masyarakat lebih menilai komitmen kami untuk membuat produk limited edition, bagus dan menggelitik.

Aku tertarik untuk menganalisa sekaligus membuka sedikit rahasia strategi marketing kami di Politik Merchandise dan bagaimana kaos ‘Dasar Ndeso’ bisa ‘booming’!

Momentum
Kaos ‘Dasar Ndeso’ bisa booming karena kami memanfaatkan momentum.

Waktu itu ramai orang bicara tentang Kaesang Pengarep yang dilaporkan ke kepolisian karena dalam vlog yang diunggah di Youtube, ia dianggap menyebarkan kebencian karena salah satu kalimat yang diucapkan anak Presiden Jokowi itu berisi, “Dasar Ndeso!”

Sekitar satu hari setelah isu itu mengemuka, di grup WA ‘Politik Management’, aku melontarkan ide tersebut kepada tim, “Bikin kaos Dasar Ndeso! Gimana menurut kalian?”

Enam jam kemudian, ketika aku bangun tidur sekitar jam 6:30 waktu Sydney, salah seorang designer ‘Politik’ mengunggah gambar design kaos ‘Dasar Ndeso’ dan langsung kusebarkan sekitar setengah jam sesudahnya saat sedang buang air besar di toilet :)

Kehadiran kaos ‘Dasar Ndeso’ seolah menjadi proses transformasi dari sebuah ungkapan menjadi produk yang tangible berupa kaos!

Design
Design kaos ‘Dasar Ndeso’ amat to-the-point! Dibangun di atas kaos putih dengan menggunakan warna kuning dan hitam.

Di bagian atas ada karikatur wajah mirip ‘Kaesang’ lalu tulisan ‘DASAR NDESO!’ besar-besar di bawahnya. Pesan amat cepat tersampaikan bahkan ketika melihat wajah karikaturnya saja!

Murah
Politik Merchandise biasa menjual produk mahal tapi kali itu aku berpikir membuat barang murah dan meriah. Ibarat kata bagai kuda lepas dari pingitan, begitu kami melepas harga murah, dalam sekejap barang langsung ludes…des…des!

Identitas
Ini yang menarik!
Mengenakan kaos ‘Dasar Ndeso’ seolah seperti mengenakan identitas bahwa diri pemakai adalah seorang ndeso padahal dari statistik yang membeli kaos, kebanyakan dari mereka justru tinggal di kota besar yang bukan ‘ndeso’ lagi.

Barangkali kita rindu pada identitas asli, identitas leluhur kita yang bertunas di pedesaan lalu karena arus urbanisasi, pindah ke perkotaan dan membangun peradaban hingga sekarang?

Kaos ‘Dasar Ndeso’ bahkan sampai di Australia!

Barangkali juga kita mengenakan identitas ndeso untuk merendahkan diri. Untuk menganggap diri dan segala kemajuan serta kemewahan metropolis ini nihil dan tersilapkan dengan istilah ‘Ndeso’?

Atau barangkali, mengenakan kaos ‘Dasar Ndeso’ adalah semacam otokritik terhadap pembangunan, terhadap pola pikir dan watak serta sikap orang kota yang akhir-akhir ini cenderung lebih ndeso ketimbang yang asli ndeso sekalipun?

Entahlah!
Dasar Ndeso!

Sebarluaskan!

1 Komentar

  1. Laris manis tanjung kimpul…

    Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.