Prei Sik Ya?* (2013)

23 Des 2013 | Cetusan

Heihooo… masih pada seru ngomongin haram-halalnya ucapan Selamat Hari Natal ya?

Duh, aku jadi ketularan, tau!
Jadi ceritanya kemarin, tanggal 22 Desember 2013 kan Hari Ibu Nasional dan niat awalnya mau ngucapin Selamat Hari Ibu ke Mama. Tapi lantas aku berpikir bahwa kalau aku mengucapkannya berarti aku mengimani dan percaya bahwa Mamaku lahir pada 22 Desember padahal kan dia lahir tanggal 25 Februari. Jadi, aku batal mengucapkannya dengan alasan… HARAM! :)

Ok.. sudah.. sudah sarkasmenya… sekarang saatnya serius karena aku hendak mengucap mantra?”Prei Sik Ya!

Satu-satunya hal yang mampu membuat blog ini berhenti untuk sementara waktu seperti yang selalu kulakukan pada tahun sebelum-sebelumnya.

Alasannya?
Ada begitu banyak buku bacaan menarik yang harus kuselesaikan ditemani kopi serta camilan di taman belakang. Ada sejumlah agenda kegiatan yang harus kuikuti demi memperkaya jiwaku dan hey.. ada Indonesia dengan sejuta keramahan dan keunikannya yang siap kuselami dalam beberapa waktu ke depan bersama keluargaku.

Jadi, sampai jumpa di tahun yang baru. Aku tetap menulis disamping membaca tapi tulisan selanjutnya di media ini baru akan bisa kalian nikmati pada hari Senin, 6 Januari 2014.

Selamat mempersiapkan Natal dan merefleksikan diri untuk tahun yang akan segera berganti!

*Prei Sik Ya = Libur dulu ya (jawa)

Sebarluaskan!

6 Komentar

  1. Prei sik, Mbah, mengko ndak waras..

    Balas
    • Prek :) Ayo, sida kuinterpiu ra? :)

      Balas
  2. Aku gak ngucapin selamat berlibur y. Soale haram!

    Balas
    • har! :)

      Balas
  3. Selamat libur ngeblog mas, selamat Natal dan Tahun Baru 2014

    Balas
  4. Selamat Natal, Don.
    Selamat pulang ke Indonesia…..

    Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.