Persona Christi

18 Jun 2017 | Kabar Baik

Kabar Baik Hari Ini 18 Juni 2017

Yohanes 6:51 – 58
Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”

Orang-orang Yahudi bertengkar antara sesama mereka dan berkata: “Bagaimana Ia ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan.”

Maka kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.

Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.

Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.

Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.

Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.

Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.”

Renungan

Waktu sekolah dulu, aku bukan golongan anak yang pendiam nan alim. Meski tak nakal juga, barangkali kategori yang tepat adalah usil.

Suatu waktu pernah aku ngusilin guru.
Ketika sedang menulis di papan tulis, dari belakang aku melempar kapur ke arah papan dan alhasil ia kaget bukan kepalang!

Seisi kelas tertawa terbahak melihat tingkah guru yang kaget itu. Sesaat kemudian, dengan geram ia bertanya, “Siapa yang melempar?”

Awalnya semua diam. Hingga akhirnya satu orang murid perempuan menunjukku. “Donny, Pak!”

Sialan! batinku.
Tak ayal lagi, disuruhnya aku keluar saat itu juga. “Kamu.. keluar! Dan jangan pernah masuk kelas saya lagi sampai orang tuamu datang meminta maaf kemari!”

Awalnya aku masih berusaha berkelit dengan mengatakan bahwa kawan perempuanku itu menuduh seenaknya. Lalu ia membentak sekali lagi, “KELUAR SEKARANG JUGA!”

Keluarlah aku dari kelas.

Aku dikeluarkan melalui kata-kata. Jika guruku tak menyuruh keluar, aku tetap ada di dalam tentu saja.

Hari ini gereja memperingati Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus. Tubuh dan DarahNya adalah yang kita santap setiap mengikuti perayaan ekaristi. Tapi meski demikian banyak yang masih tidak percaya atau bahkan tidak mengerti bahwa roti dan anggur yang kita santap saat perayaaan ekaristi adalah benar-benar tubuh dan darah Kristus dalam wujud roti dan anggur, bukan sekadar lambang atau simbol semata.

Hal ini ditegaskan Yesus melalui Kabar Baik hari ini yang mengatakan dengan tegas, “…jika kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum DarahNya…” Ia tidak mengatakan …”jika kamu tidak makan LAMBANG daging Anak Manusia dan minum DarahNya…”

Perubahan roti dan anggur menjadi tubuh dan darah Kristus pada setiap perayaan ekaristi terjadi saat peristiwa konsekrasi saat imam berkata,

Terimalah dan makanlah: Inilah tubuhKu yang diserahkan bagimu.

lalu dilanjutkan dengan,

Terimalah dan minumlah: Inilah piala darahKu, darah perjanjian baru dan kekal yang ditumpahkan bagimu dan bagi semua orang demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku.

Roti dan anggur diubah hakikatnya menjadi tubuh dan darah melalui kata-kata seperti halnya aku dulu, dalam cerita di atas, dikeluarkan dari kelas melalui kata-kata.

Tapi yang bicara kan Imam, Don! Bukan Yesus!
Yang mengucapkan memang imam tapi saat konsekrasi, imam bicara dalam konteks Persona Christi, yang artinya ia tidak bicara atas nama pribadi melainkan atas nama Yesus, Tuhan kita!

Bagaimana kalau pastornya terkenal jaga jarak dengan umat miskin, maunya ngumpul sama yang kaya dan… ssstttt.. konon dia punya affair dengan seorang ibu yang barusan jadi janda itu lho?

Kalau gosipnya memang benar tentu akan diambil tindakan dari otoritasnya tapi selama ia tetap jadi pastor, ia tetap melakukan itu dalam persona christi dan konsekrasi pun terjadi. Lagipula, bukankah kuasa Yesus lebih besar dari siapapun termasuk pastor yang kamu gosipkan itu termasuk kesalahan-kesalahan yang mungkin pernah dibuatnya?

Selamat memperingati Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus!

Ada tulisan menarik dari Paus Emeritus Benediktus XVI tentang hal ini yang bisa kalian simak di sini.

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.