Pernah dilecehkan? Diemin atau timpukin?

9 Sep 2018 | Kabar Baik

Pernahkah kamu dilecehkan karena keberadaan dan asal-muasalmu? Aku pernah dan sering!

Bagaimana rasanya dilecehkan?
Gondok! Sebel! Pengen nimpukin! Wajar? Manusiawi kok!

Tapi, sebelum nimpukin beneran, mari kita telaah dulu adakah cara yang lebih elegan untuk menghadapi pelecehan??

Jawabannya, ada! Yesus hari ini dilecehkan Natanael. Ia meragukan Yesus, Si Orang Nazareth itu dengan berkata, “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” (lih. Yoh 1:46)

#1 Dilecehkan? Maklumi

Kamu dilecehkan karena tempat asalmu, karena keterbatasan fisikmu, karena keadaan ekonomi orang tuamu dan hal-hal lain yang tak bisa kamu kontrol?

Maklumi!
Maklumi karena memang hal-hal tersebut tak bisa kamu ubah dan kontrol. Maklumi juga karena ada orang yang asal melecehkan seolah ia tak punya kelemahan dan tak punya bahan untuk dilecehkan.

Memaklumi menjauhkan dari amarah, memaklumi menjauhkan dari rasa terlecehkan.

Lihatlah Yesus! Ia tak marah dilecehkan Natanael. Mau gimana lagi, Ia memang berasal dari Nazareth?

#2 Dilecehkan? Buktikan

Pernahkah kamu mendengar pepatah, ?Tidak ada yang perlu dibuktikan dalam hidup, biasa saja! Nikmati saja!?

Sebagian orang setuju, tapi bagiku tidak demikian. Hidup tanpa pembuktian bagai tubuh tanpa tulang dan jiwa!?

Hidup adalah ajang pembuktian! Pembuktian bahwa kita ini layak diberi hidup oleh Tuhan! Caranya? Berbuat baik, mengoptimalkan talenta dan mengasihi Tuhan serta sesama.

Dilecehkan? Ya buktikan bahwa pelecehan itu salah!

Lihat cara Yesus membuktikan kepada Nathanael bahwa pendapatnya yang skeptis terhadap Nazareth itu salah! Ia memperlihatkan keilahianNya dengan menunjukkan sifat Natanael yang tak ada kepalsuan di dalam hatinya (lih Yoh 1:47) yang membuat Natanael terkagum-kagum dan berkata, ?Bagaimana Engkau mengenal aku?? (lih Yoh 1:48).

#3 Dilecehkan? Yakinkan orang-orang sekelilingmu terlebih dahulu

Dari kisah Kabar Baik hari ini, mari kita bayangkan andai Natanael tak bertemu dengan Filipus, adakah ia akhirnya bertemu Yesus?

Bisa jadi tidak! Filipus lah yang meyakinkan Natanael untuk berjumpa Yesus dengan berkata, ?Mari dan lihatlah? (lih. Yohanes 1:47)

Filipus orang dekat Yesus. Ia berani mengajak Natanael yang awalnya skeptis karena ia telah merasakan lebih dulu kuasaNya.

Jadi, kalau mau meyakinkan orang lain, yakinkan dulu orang-orang terdekat di sekelilingmu!

Sydney, 9 September 2018

Jangan lupa isi?Survey Kabar Baik 2018. Hasil isian kalian dalam survey tersebut sangat mempengaruhi bagaimana pola tulisan dan distribusi renungan Kabar Baik ini akan berkelanjutan.?Klik di sini?untuk informasi selengkapnya!

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.