Pak Lambe Luurah: ?Kayaknya kok pada nafsu banget sih jadi presiden alumni??

19 Agu 2019 | Cetusan

Kehadiran akun Facebook Pak Lambe Luurah menjadi penyeru dalam kampanye Pemilihan Presiden Paguyuban Ikatan Alumni SMA Kolese De Britto Yogyakarta 2019 yang baru lalu.

Postingan-postingannya konon memerahkan telinga beberapa pihak. Dinilai sebagai sesuatu yang membuat risi dan ?nggak berkelas?.

Tapi di sisi lain, banyak yang merasa terhibur dengan adanya akun tersebut. ?Kampanye jadi rame, postingannya di Facebook group pasti banyak yang komentar!? begitu kata salah satu alumni ?angkatan atas? yang kutemui beberapa waktu yang lalu.

Karena penasaran, aku menelisik siapa dibalik akun Pak Lambe Luurah. Akun itu sejatinya tidak anonymous seperti yang dituduhkan banyak pihak. Pak Lambe Luurah dikendalikan oleh beberapa orang yang semuanya berasal dari kawan-kawan alumni angkatan 2006.

Kebetulan aku kenal dekat dengan beberapa ?dedengkot? angkatan tersebut sejak lama. Karena tertarik mewawancarai, aku lantas diundang masuk ke dalam WA group mereka.

Maka terciptalah obrolan-obrolan seru. Saking serunya, ketika aku bertanya satu hal, yang menjawab lebih dari satu dengan jawaban yang kadang terasa kental nuansa spontanitasnya. Setelah kurang lebih empat puluh lima menit bercengkrama, aku menyalin semua percakapan lalu pamit keluar untuk merangkum data-data yang ?serabutan? itu dalam satu senarai yang semoga masih menarik.

Ide awal pembuatan akun Pak Lambe Luurah itu gimana?

Dipikir bola-bali wong ra ana tujuane kok, DV! (Dipikir bolak-balik ya tidak ada tujuannya, DV -red)

Pak Lambe Luurah sebenarnya adalah wadah bagi teman-teman 2006 menyalurkan suara dan kritikan mereka terhadap pilpres tahun ini. Ini semacam akun bersama. Password kami share di grup WA, siapa saja bebas masuk untuk meng-admin-i.

Banyak yang kaget dan baper (bawa perasaan -red) dengan gaya Pak Lambe Luurah selama kampanye kemarin. Apa pendapatmu?

Kami tidak kaget hahaha?
Ya yang baper itu mungkin mereka yang sudah mapan hidupnya dan biasa di-iya-iya in di kantor lalu digasak oleh begundal remukan hahaha?

Apa yang unik dari Pak Lambe Luurah?

Karena adminnya banyak, jadi karakter Pak Lambe Luurah rada sulit ditebak seperti apa yang muncul. Ada yang abis dimarahin atasan di kantor, tentu karakter Pak Lambe Luurah akan jadi berbeda dari admin yang sedang mumet karena tokonya sepi hahahaha?

Gimana cara kalian ngatur akun Pak Lambe Luurah?

Aturanya adalah tidak ada aturan.
Semua menjalankan fungsinya sendiri-sendiri. Ada yang bagian gambleh (nyerocos -red), ada yang bagian posting foto, editing foto, ada yang bagian membalas komen-komen dan melempar isu.

Apa tagline Pak Lambe Luurah?

Sedikit akal, Banyak nakal. Bahahahahaa?.

Ada yang menganggap angkatan 2006 sebagai angkatan ?salah didik?. Apa ada kaitannya dengan Pak Lambe Luurah?

Akun Pak Lambe Luurah diciptakan sebagai bentuk reaksi atas hal itu. Kami mengangkat isu-isu tabu di dalam paguyuban, mengeluarkan joke-joke satire berkaitan dengan kontestasi pilpres, dan sebagai wadah untuk menuangkan ide-de kreatif dari angkatan 2006 terhadap kinerja paguyuban berikutnya.

Tapi kalian tersinggung dengan sebutan itu?

Sebenernya angkatan kami ngga mempermasalahkan. Tapi ketika disebut di sebuah grup ?angkatan atas? bahwa kami ini baper, sebenarnya yang baper siapa sih? Perasaan angkatan kami luweh (cuek -red).

Salah didik atau tidak buat kami ndak masalah, wong itu subyektif.
Ga ada masalah dengan disebut salah didik. Nek Didik salah diomongkan di depannya Didik, jangan Didik disalah-salahin di belakangnya Didik. Padahal Pak Didik ga salah, jadi kenapa disalah-salahin hahahaha?

Apa yang unik dari kalian?

Yang unik adalah cangkeman (banyak omong –red). Slogan kami ” Pasukan berani mati, tapi takut lapar!?

Gimana pendapat kalian tentang kampanye pilpres tahun ini?

Agak lebay menurutku, Mas. Kayaknya kok pada nafsu banget sih jadi presiden alumni?

Lalu kampanye yang kamu dambakan seperti apa?

Kampanye yang keras penuh kerusuhan dan penuh serang-serangan sebebas mungkin tapi setelah selesai ya udah? damai lagi, guyub lagi?

Harapanmu terhadap capres yang terpilih piye?

Semoga lebih mengayomi yang muda-muda dan jangan baperan kalau bertemu yang muda-muda. hahaha?

Kalian percaya pada paguyuban?

Enggak. Percaya akan adanya paguyuban pun enggak!

Kok bisa?

Butuh orang selo dan tahan baja ngopeni kabeh angkatan.
Presiden alumni sampai sekarang ?ga terasa manfaat-e sampai ke angkatan kami. Lha wong nyatane alumni JB masih banyak yang nganggur, kesusahan finansial, jodoh dan lainnya?

Apa ide terbaik untuk bikin paguyuban lebih asyik dan seru?

Jangan pakai presiden lagi! Tiap angkatan dan tiap daerah kan sudah ada lurah dan gubernur, menurutku akan lebih bermanfaat dan mengena jika itu bisa dimaksimalkan saja.

Bagaimana pandanganmu tentang penggunaan uang dalam paguyuban? Perlu dikontrol?

Nggak jelas, Mas, (uangnya) untuk apa, datangnya (uang) darimana juga ga jelas.

Perlu atau tidak diawasi? Jelas perlu sekali. Perlu ada tim pengawas sendiri untuk keuangan. Selama tidak ada rekening paguyuban yang disahkan, selamanya uang itu jadi misteri.

Kita perlu transparansi penggunaan, ibarat uang kolekte gereja aja bisa dibabar (diumumkan -red) ke umat walaupun kita tidak tahu pasti, tapi paling tidak ada pernyataan klarifikasi.

Ide duit paguyuban enaknya untuk apa?

Event kesenian, donor darah dan bakti sosial, pengobatan gratis, sunatan massal, kawin massal untuk alumni, beasiswa untuk anak alumni di JB, bantuan sosial untuk sesepuh alumni, bantuan dana untuk alumni yang bergerak di pelayanan sosial, tapi kalau mau dipakai buat ngadain charity golf sama seminar bisnis ngundang Jokowi ya silahkan?. Kembali ke prioritas, seberapa besar yang merasakan, seberapa besar manfaatnya?

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.