Ongkos Pulang

Hal yang paling menyenangkan selama mengikuti berita perjalanan Artemis II mengelilingi bulan adalah ketika melihat wajah para astronot dengan senyum bahagia muncul dari pintu pesawat yang terbuka. Tapi tahu nggak, ongkos untuk pulang ke bumi itu gak murah dan bisa dibilang yang paling beresiko dibanding fase-fase lain yang telah mereka lewati sebelumnya? Ada banyak faktor teknis yang mempengaruhi dan kalau salah perhitungan sedikit saja, pesawat bisa terbakar dan meledak.

Dari potongan video yang kulihat, tampak bagaimana ketika Artemis II masuk atmosfir bumi, badannya tergoncang-goncang, percikan api membesar dan menimbulkan suara gemuruh yang mengerikan! Gak kebayang sih kalau aku jadi astronot yang ada di dalamnya.

Aku melukiskan perjalanan tobat dalam beberapa hal juga demikian.

Ongkos tobat juga gak murah, perjalanannya gak pernah gampang!
Ada banyak hal-hal duniawi yang selama ini membuat kita jatuh dalam lena dan memberikan rasa nyaman yang semu tapi harus kita korbankan, kita tinggalkan karena ternyata itu semua tidak sesuai dengan apa yang Tuhan mau. 

Seorang teman dulu bercerita, pengorbanan terberat untuk ikut Tuhan adalah ketika harus putus dari pacar. Bukannya bertobat berarti gak boleh pacaran, tapi karena si pacar menolak untuk mengubah gaya hidup yang semula: kumpul kebo termasuk melakukan hubungan intim pra-nikah. Perjalanannya tentu gak mulus. Putus sambung, jatuh-bangun tapi temanku punya niat kuat. Ia tahu kemana harus kembali. Ia tahu kepada siapa hidup harus diarahkan.

Ibarat para astronot tadi, mau setidak nyaman apapun perjalanannya tapi pulang ke rumah, pulang kepada kehendak yang Tuhan maui dalam hidup kita adalah obat rindu paling mujarab.

Bedanya, para astronot itu tahu estimasi kapan tiba sampai di bumi tapi kita tidak diberitahu, pokoknya Tuhan janji akan selalu menyertai hingga akhir.

Dan bayangin aja, ketika saatnya sampai, pintu dibuka dan kita disambut Dia yang selama hidup kita rindukan, Dia yang jadi alasan untuk menempuh semua ketidaknyamanan ini, adakah perasaan yang lebih membahagiakan daripada itu?

Sebarluaskan!

Comments

One response to “Ongkos Pulang”

  1. Halo, Pak Donny. Saya baru sampai dari Threads. 😀

    Salam kenal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses