Wohhh! Jebul Bang Ucok meninggal tho!
Pantas waktu tanggal 20 Desember 2007 yang lalu aku mau makan babi panggang di restoran makanan spesial masakan Batak miliknya di Condong Catur Jogja kok tutup.
Di depan rumahnya waktu itu terpasang tenda yang menutupi juga area jalan di depannya.
Beberapa kursi dikeluarkan dan banyak orang duduk-duduk di sana.
Tapi karena tidak ada bendera tanda kematian yang biasanya dipasang di jalan-jalan dekat rumah duka, aku pun ndak tahu.
Waktu itu aku berpikir mungkin Bang Ucok sedang ada acara kumpulan keluarga bataknya atau acara apa gitu …
Lalu pas tanggal 24 Desember 2007 aku mencoba kembali hendak makan di sana.
Tapi ternyata warungnya masih tutup. Dalam hati aku sempat agak sebal juga mengingat omongannya Bang Ucok yang pernah bilang
“Wah Dik, saya ndak akan tutup kecuali kiamat!”
Eh jebulnya… beliau sudah nggak ada dan dunia perbabian Jogja pun berkabung.
Aku dapat kabarnya dari Rahmat, petugas jaga malamku, semalam dan dipertegas dengan Alfred tadi pagi.
“Pembuluh darahnya pecah!” tukas Alfred, sesama orang batak, seraya mengatakan bahwa Bang Ucok meninggal di RS Bethesda pada 19 Desember 2007.
Cukup mendadak memang, tapi apa ya ada kematian yang direncanakan ?
Semalam juga dapat kabar dari Ria, katanya Benazir Bhutto meninggal dalam sebuah serangan yang tak terduga selepas kampanye politiknya di Rawalpindi, Pakistan sana.
Btw, Rawalpindi itu apanya Rawalumbu, Rawamangun dan Rawa-rawa rantas malang-malang tuntas ya ?
Aku taunya juga lumayan telat sekitar jam 12 malam waktu aku lagi mau tidur dan check sms dan nemu smsnya Ria itu tadi.
Kuurungkan niat tidur untuk beberapa saat lalu kembali login ke iMac ku dan membuka CNN.
Dan ternyata benar, di atas website itu ada tertulis Benazir Bhutto assassinated.
Wah, perhelatan dunia dalam mengakhiri masa-masa nya sepertinya akan semangkin seru saja dengan kejadian ini.
Bang Ucok, Benazir, dan sebelumnya pelawak Basuki …
Ketika minuman dalam cangkir panjenengan sudah habis ya berarti memang saatnya untuk tidak lagi mampir ngombe dan melanjutkan langkah ke kedamaian abadi.
Selamat Jalan!
Tinggalkan Balasan