Kenapa orang menyumbang??Kebanyakan karena ingin didengar dan diperhatikan, baik oleh manusia maupun Tuhan!
Menyumbang, supaya mendapatkan amal dari Tuhan. Barangkali bagi mereka Tuhan itu layaknya pihak yang butuh dipamerin sesuatu dulu baru kemudian Ia memperhatikan balik.
Menyumbang supaya mendapatkan nama besar dari orang lain.
Tapi, salahkah kalau memang demikian??Tidak! Karena kebenaran pun terkadang juga hanya seperti gugusan awan yang bentuknya berubah-ubah tergantung angin dan cuaca.
Jadi mumpung semuanya serba relatif, biar kuikut sumbang-saran yaitu bahwa menyumbang itu lebih ke hubungan antara kita dengan orang yang kita sumbang.
Ketulusan! Tuluslah!
Bahkan ketika kamu terdampar di padang pasir yang sepi yang bahkan tuhan pun kau ragukan tertarik untuk menjengukmu; tak pula seseorang kecuali ia yang hendak kamu tolong; pamrih adalah unsur yang tak lagi eksis dari usaha kita untuk menolongnya.
Dengan demikian kita mampu memberi makna baru pada menyumbang sekaligus me-redesain gambaran tuhan dengan sesuatu yang baru pula.

Tinggalkan Balasan