Mudik dan perjumpaan kasih

1 Jun 2019 | Kabar Baik

Peristiwa Maria mengunjungi Elizabeth yang diperingati oleh Gereja Katolik hari ini bisa kita maknai dalam setidaknya dua hal, sejarah keselamatan dan perjumpaan kasih

Sejarah Keselamatan

Elizabeth adalah sepupu Maria. Keduanya sedang sama-sama mengandung dengan cara yang ?luar biasa?. Elizabeth dan Zakharia waktu beranak Yohanes Pembaptis, mereka sudah lanjut usia. Bahkan Elizabeth adalah seorang yang mandul. (lih. Lukas 1:7) Sementara itu, Maria mengandung Yesus dari Roh Kudus, padahal saat itu ia baru bertunangan dengan Yusuf.

Nantinya, bayi Elizabeth diberi nama Yohanes, ia membaptis begitu banyak orang Yahudi. Untuk itulah kitab suci mengenalnya sebagai Yohanes Pembaptis. Bayi yang dikandung Maria tentu kita tahu semua, Ialah Yesus Kristus, Tuhan Sang Juru Selamat. Sebelum memulai pelayanan pada tiga tahun terakhir hidupNya, Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis.

Maria dan Elizabeth, keduanya ada dalam rencana Allah untuk keselamatan manusia.

Perjumpaan kasih

Lalu bagaimana memaknai kunjungan Maria ke sepupunya itu dalam ranah hidup sehari-hari kita masa kini?

Pertemuan Maria dan Elizabeth adalah perjumpaan kasih yang saling menguatkan dan muncul dari dalam simbol mengunjungi dan memperhatikan. Aku yakin ketika bertemu, mereka banyak ngobrol tentang kehamilan dan segala macam tetek-bengeknya.

Dalam konteks terkini, semangat seperti itu bisa kita saksikan contohnya pada budaya mudik Lebaran di Tanah Air.

Ide mudik adalah tentang perjumpaan kasih. Orang berbondong-bondong pulang kampung dari tempatnya merantau untuk merayakan Hari Raya bersama keluarga besar. Mereka saling melepas rindu, berbagi cerita dan ceria serta pengalaman hidup yang terjadi selama di perantauan.

Kasih diperbincangkan di sana dan kasih pula yang menguatkan mereka ketika harus kembali ke tempat rantau masing-masing untuk melanjutkan hidup.

Selamat mudik, Kawan-kawan.
Hati-hati di jalan. Salamku untuk seluruh keluarga besar kalian dan ketupat serta lontong opor ayamnya? nyam!

Sydney, 31 Mei 2019

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.