Menilai Jaman

1 Nov 2018 | Kabar Baik

Seorang pemuka agama menyampaikan hal dalam sebuah video yang disebar di social media, ?Dunia ini tidak akan semakin baik! Dunia ini akan semakin buruk!?

Waduh! Seram betul?! Bener nggak sih?

Kalau hari-hari ini adalah hari-hari akhir maka bisa jadi iya! Paulus dalam suratnya kepada Timotius berkata, ?Ketahuilah pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar?? (lih. 2 Tim 3:1)

Tapi persoalannya, siapa yang mengetahui bahwa hari-hari ini adalah hari-hari terakhir? Bagaimana kalau belum?

Permenunganku ini seolah mendapat jawaban dari Kabar Baik hari ini yang bicara tentang bagaimana seorang kristiani diharapkan Yesus untuk peka dalam menilai jaman.

Yesus mengkritik orang-orang munafik di jamanNya dulu sebagai orang yang menggunakan talenta tapi tidak untuk menilai jaman melainkan sekadar mengetahui tanda-tanda alam saja. (lih Lukas 12:55-56)

Lalu bagaimanakah menilai jaman itu?

Adakah si pemuka agama tadi sudah termasuk dalam orang yang mampu menilai jaman?

Bagiku kok belum ya?
Yang lebih tepat barangkali, ia berusaha menampakkan diri seolah-olah ia adalah orang yang mampu menilai jaman!

Kenapa?
Karena tak ada seorang pun yang tahu kapan hari akhir tiba, bukan? Yesus pun tak tahu karena itu adalah wewenang Bapa. (lih Markus 13:32).

Tapi Don?menjelang hari akhir yang tidak diketahui kapan itu Yesus juga mengisyaratkan akan adanya banyak penderitaan?

Benar!
Tapi jangan lupa bahwa Yesus juga memperingatkan akan adanya nabi-nabi palsu! (lih Markus 13:22) Jadi siapa tahu orang yang mengatakan bahwa hari-hari ini adalah hari-hari akhir tadi adalah nabi palsu?

Maka daripada berdebat tanpa jelas juntrungannya mari kita merenungi tentang bagaimana cara kita menilai jaman?

Menilai jaman menurutku adalah menggunakan segala talenta dan kemampuan kita untuk membantu sesama dan terus hidup di dalam kebenaranNya!

Dengan demikian kita tak peduli lagi apakah hari-hari ini adalah hari-hari akhir atau tidak! Kalaupun hari-hari sulit dan buruk itu akhirnya datang?

Apa mau dikata? Apa yang bisa dilakukan?

Kita ikuti saja apa yang dikatakan Paulus pada Timotius, ?Hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan yakini??

Jadi, daripada menebak-nebak apakah hari-hari ini sudah termasuk dalam hari-hari akhir atau tidak, ada PR lebih besar yang harus dilakukan cepat-cepat yaitu sudahkah kita menerimaNya? Sudahkah kita meyakiniNya?

Sydney, 1 November 2018

Jangan lupa isi Survey Kabar Baik 2018. Hasil isian kalian dalam survey tersebut sangat mempengaruhi bagaimana pola tulisan dan distribusi renungan Kabar Baik ini akan berkelanjutan. Klik di sini untuk informasi selengkapnya!

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.