Mari dan lihatlah

29 Sep 2017 | Kabar Baik

Kata Filipus kepadanya: “Mari dan lihatlah!”
(Yohanes?1:47)

Filipus mengajak Natanael untuk bertemu Yesus. Awalnya Natanael tak percaya ketika FIlipus mengatakan bahwa ia telah menemukan Yesus yang menurutnya adalah sesuai dengan yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi (bdk Yohanes 1:45).

Tapi FIlipus berujar seperti yang kutulis di atas, ?Mari dan lihatlah!?

Hari-hari ini, dan sebenarnya sejak tempo dulu, tarik-menarik orang untuk pindah dari satu agama ke agama lain itu tak ubahnya seperti sales produk yang dikejar-kejar target pendapatan bulanan. Orang dibujuk dengan berbagai macam hal. Mulai dari istri yang cantik, suami yang gagah, usaha yang lancar, kesehatan yang baik tapi dengan embel-embel, ?Kamu harus pindah agama!?

Aku pernah mengalaminya sendiri ?dibegitukan? dan banyak kawan lain baik mereka yang tetap bertahan di agama mereka (apapun agama mereka itu) maupun yang akhirnya pindah agama.

Salahkah mengenalkan keyakinan kita pada orang lain? Bagiku, asal tujuan dan caranya baik itu tidak jadi soal. Tapi kalau tujuannya seperti berkompetisi untuk mendapatkan banyak-banyakan umat, kalau caranya ditempuh dengan menghalalkan segala tipu daya, bagiku ya tak baik.

Apa yang dilakukan Filipus terhadap Natanael adalah salah satu cara terbaik untuk bagaimana mengenalkan orang kepada Yesus.

Filipus hanya mengatakan dua hal, ?mari? dan ?lihatlah?. Ia tidak memaksa hanya menawarkan. Bisa saja Nathanael menolak tapi kalaupun demikian tak ada yang bisa dipersalahkan dari pihak Filipus. Tapi ketika Nathanael akhirnya menerima ajakan, Filipus pun mendampinginya. Apa yang terjadi kalau ternyata setelah mengikuti ajakan, Nathanael tak suka? Pintu selalu terbuka untuk ia menyatakan ketidaksetujuannya karena sejak awal Filipus hanya menawarkan.

Lalu bagaimana cara mengenalkan keyakinan kita pada orang lain? Ah, serem, Don! Boro-boro mengajak orang ke Gereja bisa-bisa malah digerebek ormas bisa jadi perkara!

Yah! Jangan diajak ke Gereja karena kalau mereka mau mereka bisa datang sendiri kok! Gereja Katolik toh? ada dimana-mana. Ajaklah mereka untuk melihat kehidupanmu terlebih dahulu, Bro dan Sis! Jadikanlah dirimu sebagai contoh, ibaratnya dunia otomotif, jadikan dirimu adalah showroom (ruang pamer) dimana apa yang diajarkan Yesus sudah kamu lakukan dan membuat orang terpana sekaligus penasaran, ?Kok bisa sih ada orang kayak dia jadi keren banget tingkah lakunya, siapa yang ada di belakangnya??

Kalau kekagumannya itu sampai terucap di hadapanmu, jawablah dengan tenang, lembut tapi pasti, ?Yesus, orang Nazareth!? Kembangkan senyum, tugasmu sudah selesai…

Sydney, 29 September 2017

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.