Beberapa waktu lalu, dalam perjalanan pulang kantor, di dalam kereta aku menemukan lembaran koran terbengkalai di kursi.
Iseng kubaca sambil membunuh waktu lalu kutemukan tips cantik berikut ini.
Aturan meminta maaf
Lakukan:
- Katakan dengan singkat, ringkas dan sebagai penyelesaian atas sebuah persoalan.
- Buatlah setulus mungkin dan rendahkan diri sebagai penyebab kesalahpahaman.
- Pilih kata yang menandakan perubahan.?Contoh: Aku minta maaf aku datang telat. Ini semua salahku dan aku janji gak akan terjadi lagi!
- Ungkapkan kalimat pernyataan maaf dengan intensi yang tepat.?Bukan “Aku minta maaf kalau aku menyinggungmu!? Tidak ada kata “Kalau? dalam meminta maaf.
- Minta maaf secara langsung ke orang tanpa media perantara.
- Ulangi permintaan maafmu kalau kamu pikir hal itu tidak terdengar saat pertama kali diucapkan.
- Jaga konteks pembicaraan dalam permohonan maafmu sehingga tidak melenceng.
Hindari:
- Justifikasi permohonan maaf.?Contoh, “Aku minta maaf tadi kasar padamu! Aku tadi kasar karena capek sekali??Tak ada pengecualian dan pengkondisian dalam permintaan maaf.Jangan meminta maaf dengan penyampaian alasan yang salah.
- Jangan meminta maaf secara kasar dan berteriak
- Jangan minta maaf lewat sms ataupun social media kecuali kalau memang hal itu tak terhindarkan lagi.
Menarik bukan?
Tapi semenarik-menariknya, tips di atas tak kan berarti kalau kita tak memiliki kerendahan hati dan penyadaran bahwa kita adalah manusia yang bahkan secara tak sadar pun bisa melakukan kesalahan.
Kenyataan bahwa kita manusia, tempatnya salah dan lupa,
Cintailah Cinta, Dewa19
Tinggalkan Balasan