
Wes lah!
Lupakan! Lupakan suara wakil rakyat yang menyatakan bahwa Lumpur Lapindo adalah kejadian alam dan bukan kesalahan manusia. Nggak ada gunanya juga memperdebatkan sesuatu yang memang sudah dipersiapkan untuk tidak bisa diperdebatkan.
Mending berpikir positif sambil membaca pelan-pelan tentang berita yang menyejukkan di sini.
Lihatlah betapa Allah Maha Besar!
Dia menciptakan manusia yang tak henti-hentinya dimampukan untuk bertahan dikala susah, berjuang disaat tertekan.
Banyak hal yang semula tak bernilai ternyata bisa menjadi sesuatu yang benar-benar bernilai.
Banyak hal yang semula sampah tapi malah menjadi berkah.
Kuncinya?
Tidak menyerah dan bekerja keras!
Jangan pernah berkata dan beralasan apapun ketika mengusahakan apapun juga karena saya percaya ketika sesuatu itu ada ia dimaksudkan untuk sesuatu yang lain pula untuk menjadikannya lebih baik.
Karena kalau kita sedemikan lembeknya patah semangat dan malas bekerja, justru kita menambah semakin banyak sampah daripada berkah.
Siapa sampahnya? Ya diri kita sendiri lah!
Makanya Pakdhe dan Budhe yang ada di sekitar Lapindo sana,
protes boleh jalan terus karena memang hak Anda terabaikan, tapi karena hidup juga mesti berjalan maka tengoklah, tak jauh dari Anda ada sumber daya yang bisa dimanfaatkan secara baik untuk peningkatan kualitas hidup Anda yang mungkin sempat terbengkalai.
Dengan terus bertahan hidup dan bangkit dari segala keterpurukan, Anda dan kita semua justru bisa membuktikan tak hanya pada mereka yang telah meremehkan dan mengalahkan kita, tapi juga pada dunia.
Mari terus maju!
Gambar diambil dari sini.
Tinggalkan Balasan