KTP Surga

15 Okt 2018 | Kabar Baik

Jika kita menyimak secara mendalam, apa yang dipercakapkanantara Yesus yang sedang disalib dengan Yohanes dan Maria yang ada di bawah kakiNya sebenarnya sesuatu yang begitu berarti.

Pengalaman itu ditulis sendiri oleh pelaku, Yohanes, sebagai berikut:

Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah, anakmu!? (lih. Yoh 19:26)

Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya. (lih. Yoh 19:27)

Kali ini aku tidak tertarik pada bagian Yesus memperkenalkan Maria sebagai ibu bagi Yohanes dan sebaliknya, memperkenalkan Yohanes sebagai anak kepada Maria. Aku justru tertarik pada bagaimana Yesus memanggil Maria sebagai, ?Ibu??

Sadar-tidak-sadar, Maria perlu waktu dan perjuangan yang sama sekali tak mudah untuk tetap bisa dipanggil ?Ibu? olehNya.

Kenapa aku berkata begitu?

Coba kita kembali membuka Kabar Baik berikut ini seperti ditulis Matius 12:46-50.

Pada perikop itu diceritakan bagaimana Maria dan saudara-saudarauNya datang hendak menemnui Yesus yang sedang sibuk bicara dengan orang banyak.

Seseorang dari yang banyak itu bahkan menyampaikan pada Yesus, , ?Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau.??

Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya, ?Siapa ibu-Ku? Siapa saudara-saudara-Ku???

Bagi Yesus, Ibu dan saudara adalah siapa saja melakukan kehendak Bapa di surga.

Maria memang ibu Yesus. Ia melahirkanNya ke dunia. Tapi di bawah kayu salib, saat sedang menderita, Yesus justru memberikan peneguhan bahwa Maria tak hanya ibu tapi juga ?ibuNya? karena Maria telah begitu setia sepanjang umur untuk melakukan kehendak Bapa Di Surga; sesuatu yang dijadikan ?prasyarat? oleh Yesus tentang ?Siapakah Ibu-Ku??

Dalam hidup sehari-hari, kita sering membanggakan diri sebagai orang Katolik. Boleh? Wajar! Banggalah!

Tapi, jangan takabur dan gampang puas karena identitas itu tidak akan menyelamatkan. Di pintu surga, KTP-mu yang bertuliskan ?Agama: Katholik? itu tidak akan berlaku lagi!

?KTP Surga? yang sesungguhnya adalah seberapa banyak kita melakukan kehendak Bapa selama di bumi seperti yang Maria dan para suci lakukan! Tiada lain dan tidak pernah bisa kurang daripada itu!

Sydney, 15 Oktober 2018

Jangan lupa isi?Survey Kabar Baik 2018. Hasil isian kalian dalam survey tersebut sangat mempengaruhi bagaimana pola tulisan dan distribusi renungan Kabar Baik ini akan berkelanjutan.?Klik di sini?untuk informasi selengkapnya!

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.