Apa yang bisa mengalahkan selain sebuah pagi, lengkap dengan secangkir kopi hitam dengan asap mengepul menawarkan aroma nan menggugah itu?
Bagiku, kopi laksana mentari, karena sebuah pagi akan sama murungnya ketika kita tak berhasil menemui keduanya atau salah satunya.
Kopi adalah dongkrak!
Ia siap mendongkrak dan mengangkatmu dari kantuk kepada ritme jantung yang mampu membuatmu lebih ‘hidup’ melewati hari.
Makanya aku heran ketika ada orang gemar menikmati kopi tapi sehari-harian lantas malah nongkrong tanpa kerja, karena bukankah membuat mulut berbusa tak dibutuhkan dongkrakan energi sebesar yang ditawarkan secangkir kopi?
Lebih memalukan lagi kalau meski ngopi namun semangat kerjanya tetap kalah bagus dibandingkan mereka yang tak menikmatinya?
Itu sama saja dengan orang yang mengendarai Ferarri tapi kecepatannya hanya digeber 40 km per jam; tentu tak ada apa-apanya dibanding mereka yang bersepeda tapi bisa ngotot sampai 60 km per jam.
So, gimana kopimu tadi pagi?
Tinggalkan Balasan