Ketika satu per satu dari mereka meninggalkan Gereja?

21 Apr 2018 | Kabar Baik

Pengajaran Yesus tentang Roti Hidup tak hanya membuat orang-orang luar terguncang. Bahkan para murid pun banyak yang mengundurkan diri, lari lintang pukang dan tak mau lagi mengikutiNya.

Percaya kepadaNya termasuk percaya bahwa yang kita makan dan minum dalam perayaan ekaristi adalah tubuh dan darahNya sendiri itu memang berat! Maka ketika banyak kawan, saudara, orang tua, anak bahkan kakak serta adik kita yang memilih meninggalkan Gereja Katolik, pindah agama dengan segala alasan yang mereka punyai sendiri-sendiri, relakanlah. Meski sedih dan kecewa itu wajar adanya tapi sekali lagi, relakanlah.

Pandanglah Yesus!
Apa yang Ia lakukan hari ini?
Adakah Ia melarang mereka yang pergi?

Tidak!
Sama sekali tidak!
Ia malah bertanya kepada dua belas yang tersisa, “Apakah kamu tidak mau pergi juga?” (Yohanes 6:67)

Dari sudut manusia, Yesus menghormati kehendak bebas yang diberikan BapaNya kepada kita dan memilih kepercayaan adalah salah satunya. Dari sudut Roh, kepercayaan adalah karunia dari Bapa seperti yang dikatakan Yesus, ?Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.? (Yohanes 6:65)

Jadi?
Jangan berkecil hati!
Jangan pula terpancing hawa nafsu untuk menghujat, mengata-katai bahkan memutuskan tali persaudaraan hanya karena seseorang pindah agama. Itu hanya akan memerosotkan kita pada lubang dosa yang baru?

Syukurilah bahwa kita masih diberi anugerah itu, anugerah untuk percaya kepadaNya. Doakanlah mereka supaya? berteguh dengan pilihannya. Doakanlah pula dirimu sendiri supaya tetap kukuh dan bukannya malah seolah mendapat celah untuk ikut-ikutan meninggalkan GerejaNya. Sesudahnya lanjutkan untuk bertekun pada keselamatan sendiri seperti yang dikatakan Santo Paulus pada umat di Filipi (Filipi 2:12-18).

?Tapi tetap nggak rela, Don! Aku kan mau mereka juga masuk surga kelak?.?

Begono?eh begini,
Soal keselamatan biarlah kita pasrahkan kepada Tuhan. Bukankah kita ini orang yang percaya kepadaNya? Bukankah dalam kepercayaan kita, Tuhan itu Maha Besar kuasaNya? Kalau Ia berkehendak untuk memasukkan seseorang ke surga hal itu tentu bisa saja terjadi, kan? Kalau dengan seorang penjahat yang tergantung di sebelahNya saat disalib saja Yesus bisa memberikan ?Firdaus?, apakah tidak dengan mereka?

Sydney, 21 April 2018

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.