Ketidaktahuan Orang Farisi ketidaktahuan kita?

9 Jul 2019 | Kabar Baik

Seorang bisu yang kerasukan setan dibebaskan Yesus dari kuasa tersebut. Alhasil orang itu kembali bisa berkata-kata. Tapi alih-alih memuji Yesus, orang Farisi yang hadir di situ malah berkata , ?Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan.” (lih. Mat 9:34)

Orang Farisi menganggap apa yang dilakukan Yesus sebagai kuasa yang datang dari penghulu setan, Beelzebul namanya.

Kenapa demikian?

Orang Farisi takut tersaingi

Sebelum Yesus datang ke dunia, orang Farisi bersama para ahli Taurat mendapat tempat di hati umat. Mereka dianggap sebagai kaum yang dekat dengan Tuhan dan mengenal Hukum Taurat.

Kedatangan Yesus membuat posisi mereka di hadapan umat terancam, terlebih karena sejatinya mereka menggunakan posisi sosial itu untuk kepentingan pribadi/golongan mereka saja. Jadi, bisa saja mereka menganggap bahwa kuasa Yesus berasal dari setan supaya orang-orang Yahudi tidak jatuh percaya kepadaNya.

Orang Farisi tidak tahu

Tapi jangan berburuk sangka. Siapa tahu orang Farisi menuduh bahwa kuasa Yesus untuk mengusir setan itu berasal dari penghulu setan adalah karena ia memang tidak tahu bahwa kuasa Tuhan yang ia ajarkan selama ini bisa ?sedahsyat? itu!

Bisa jadi, ia seiya-sekata dengan apa yang dikatakan orang-orang di situ, ?”Yang demikian belum pernah dilihat orang di Israel.” (lih. Mat 9:33) Tapi untuk menutupi ketidaktahuannya, ia asal omong dan menganggap itu adalah kuasa setan!

Dan bukankah hingga saat ini, perilaku seperti orang Farisi itu masih banyak berkeliaran di sekitar kita? atau jangan-jangan ada bagian dari diri kita yang seperti itu?

Kuasa dukun?

Misalnya ada seorang yang sakit keras. 

Dokter sudah angkat tangan dan menyatakan umurnya tak lagi panjang. Namun sebuah keajaiban terjadi! Ada seorang yang datang kepadanya, dikenal sebagai ?orang pintar? dan mengobati. Si sakit itu jadi sembuh total dan ia begitu mensyukuri kesembuhannya.

Lalu di tengah berita bahagia itu, muncul gosip-gosip yang tidak membahagiakan.

Orang yang sembuh tadi dianggap mendapat kesembuhan dari kuasa gelap hanya karena ?orang pintar? yang menyembuhkannya bukan dari kalangan Katolik.

?Orang pintar itu sejatinya dukun! Disembuhin pake jampi-jampi?. nggak boleh tuh dalam Katolik!?

Kawan,?
masalah boleh atau tidak boleh, itu bukan bagian kita untuk mengangkat dan menjatuhkan. Kita bukan pemilik Gereja Katolik beserta ajaran-ajarannya. Kita hanyalah umat yang diajak untuk terus mendalami karya keselamatan Allah terhadap manusia melalui kejadian sehari-hari termasuk kejadian yang membahagiakan itu.

Bisa jadi? bisa jadi memang si orang pintar tadi menggunakan kuasa gelap. Tapi bisa jadi juga komentar-komentar miring yang menyatakan bahwa kuasa itu adalah kuasa gelap muncul karena mereka merasa iri kenapa si sakit disembuhkan bukan melalui cara yang ia ketahui sebagai cara yang sesuai dengan ajaran imannya.

Bisa jadi pula kesembuhan itu berasal dari Tuhan. Karena bukankah Tuhan itu Maha Besar dan Maha Kuasa? Dengan ke-maha-anNya, Ia lebih besar dari apapun dan kuasaNya tak terbatasi oleh apapun termasuk agama?

Mari semakin merenungi kebesaranNya.

Sydney, 9 Juli 2019

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.