Kenapa berkawan dengan Romo? (1)

13 Jun 2018 | Agama

Beberapa waktu lalu aku membuat sebuah polling sederhana tentang ‘Berkawan dengan Romo/Pastor’

Aku tak memiliki intensi lain selain ingin mendengar apa pendapat umum tentang sosok Romo/Pastor karena menurutku keberadaan mereka dalam kultur Katolik begitu menarik.

Menariknya? Banyak.
Diantaranya karena mereka tak menikah sedangkan dalam masyarakat khususnya di Indonesia, orang yang sudah dewasa biasanya menikah. Sisi menarik lainnya juga adalah karena agama oleh masyarakat kita dianggap sebagai salah satu cara terbaik untuk ‘mendekati’ Tuhan sementara mereka, Romo/Pastor, adalah imam. Mereka hadir di tengah-tengah dalam interaksi kita denganNya.

Dalam polling tersebut, aku mengajukan beberapa pertanyaan dan mari kita membahas pertanyaan pertama, “Kenapa kamu berkawan dengan Pastor/Romo?”

Dan jawaban dari polling tersebut diantaranya adalah:

  1. Romo sebagai teman diskusi (8 suara)
  2. Romo adalah sosok yang pandai (45 suara)
  3. Tampan/berkarisma (14 suara)
  4. Sudah berkawan lama dengan Romo (8)
  5. Biasa saja, tak ada yang istimewa (4)
  6. Networking, tambah kawan, tambah rejeki, tambah ilmu (4)
  7. Gembala umat/pemimpin agama/utusan Allah (3)
  8. Pastor bak Bapak dan saya sebagai umat bak anaknya (1)
  9. Mencari seorang ‘papi rohani’ yang bisa menjadi tempat curhat dan pencerahan rohani (1)
  10. Pembimbing rohani (1)
  11. Kedekatannya dengan Tuhan dan kesungguhannya melayani umat (1)
  12. Cara pandang seorang romo pasti berbeda, dan tentu ingin tahu bagaimana life opinion dari mereka sebagai seorang romo (1)
  13. Karena saya merasa romo bisa berperan sebagai orang tua saya saat saya jauh dari orang tua (1)
  14. Kebutuhan akan pembimbing spiritualitas pribadi (1)
  15. Untuk memotivasi saya dalam mengejar kekudusan (1)
  16. Kerendahatiannya (1)
  17. Orangnya menyenangkan (1)
  18. Terbuka pada siapa saja (1)
  19. Supaya bisa membantu apa saja yang diperlukan Romo (1)
  20. Untuk bisa mendengarkan renungan-renungan rohani (1)
  21. Merasa lebih nyaman saja (1)
  22. Kebaikannya (1)
  23. “Kultur” turun temurun dari keluarga untuk berkawan dengan Romo/Pastor (1)
  24. Pemikirannya terbuka (1)
  25. Apa salahnya? Mereka juga makhluk sosial yang perlu teman bicara! (1)
  26. Cocok sifat, cara pandang dan karakternya (1)
  27. Mampu berkomunikasi dengan umatnya dan membantu umatnya tanpa pandang bulu (1)
  28. Saya tidak berkawan dengan Imam tapi menganggap Imam sebagai wakil Tuhan untuk membawa saya kembali kepadaNya melalui sakramen-sakramen yang hanya Imam yang dapat memberikannya (1)
  29. Bertambah iman (1)
  30. Supaya bisa diingatkan kalau salah jalan dan bisa dapat pencerahan/siraman rohani dengan cara yang lebih akrab (1)
  31. Karena sedari kecil diajarin untuk berteman dengan semua termasuk dengan Romo/Pastor tapi ada batasan-batasan dan penghormatan yang harus kita beri kepada mereka. Misalnya cara berfoto bersama, jarak ketika bertatap muka, cara berbicara dan aturan soal apa yg kita bisa dibicarakan (1)

(Bersambung…)

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.