Kenapa baru saat berumur tiga puluh tahun Ia memulai pekerjaanNya?

6 Jan 2018 | Kabar Baik

Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun
(Lukas 3:23)

Yesus adalah pribadi unik yang selalu menarik untuk diperbincangkan dan dipertanyakan. Sekali waktu ada yang bertanya kepadaku, ?Kenapa Yesus baru mulai melakukan pekerjaanNya saat Ia berumur tiga puluh tahun???Sebagai orang yang jujur dan nggak mau sok tahu, jawabanku sederhana, ?Aku nggak tahu??

Tapi rupanya jawabanku itu tak membuatnya puas. Di matanya, karena aku ini seorang yang taat beragama maka aku harus tahu semuanya tentang Yesus. Padahal justru makin beragama (paling tidak menurut dia) aku makin sadar Ia Maha Besar? Bagaimana mungkin aku yang maha kecil ini bisa paham semua tentang yang Maha Besar?

Bagiku tak jadi soal Yesus mau mulai pekerjaan sejak umur tiga puluh tahun atau kapan karena bukankah selain Maha Besar, Ia juga Maha Tahu? Jadi Ia pun tahu kapan waktu terbaik untuk memulai segala sesuatunya.

Apa yang terjadi selama usia remaja Yesus memang tak dituliskan Kitab Suci. Tapi bagiku ini kuanggap sebagai cara Tuhan untuk memberikan kita peluang menyelami lebih dalam kepada pribadi Yesus tak melalui literasi tapi menggunakan batin kita. Batin kita ditantang untuk melakukan hal yang dalam istilahku adalah ?reka-iman?. Mereka-reka apa yang terjadi dengan tuntunan iman kita terhadapNya.

Nah, dalam reka-imanku, apa yang dilakukan Yesus selama masa yang tak tertuliskan adalah sederhana saja: Ia hidup bersama orang tuaNya, Maria dan Yoseph. ?Sepeninggal Yoseph, Yesus tentu punya kewajiban moral sebagai anak satu-satunya untuk menemani dan membantu Maria. Hingga saatnya pun tiba, Ia memulai pekerjaanNya yang dalam rekaanku juga mendapat restu dari Maria, ibu yang sangat dikasihiNya itu.

Tapi rekaanmu itu tetap tak menjelaskan? kenapa baru umur tiga puluh tahun memulai pekerjaanNya?Kenapa pula hanya tiga tahun hingga Ia disalibkan?

Duh! Kamu itu penasaran banget sih! Gini deh? Apa Dia perlu kerja lebih lama kalau dalam waktu yang singkat itupun Ia sudah sanggup membuat kita percaya dan sanggup membuat kehidupan di dunia ini begitu indah karena nilai-nilai yang diajarkanNya tetap kita laksanakan?

Sydney, 6 Januari 2018

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.