Kenapa akhirnya aku keluar dari banyak grup WA Pro-JKW?

27 Feb 2019 | Cetusan

Tadi siang akhirnya aku memutuskan untuk keluar dari semua grup WA yang berafiliasi dengan??pro-jkw?. Kenapa aku memutus demikian?

Pertama, udah cukup!

Ibarat orang lapar, pergi ke warung untuk makan. Setelah kenyang ya pergi dari warung untuk kembali beraktivitas yang lainnya.

Alasan masuk ke grup WA??pro-jkw? dulu adalah untuk mendapatkan informasi seputar pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin. Bagaimana kiprah mereka, strategi dan rencana-rencana kerja jika terpilih.

Nah sekarang, karena aku sudah merasa mendapatkan cukup informasi tentang itu ya aku keluar. Informasi-informasi yang kudapat sudah cukup membuatku teguh pada pendirian untuk nyoblos Jokowi-Ma?ruf Amin dalam Pilpres mendatang.

Kalaupun nanti ada isu-isu panas yang aku tertarik untuk mendapatkannya, ya tinggal minta di-invite balik. Gampang, toh?

Kedua, terlalu banyak menjelek-jelekkan kubu sebelah

Dalam memilih, prinsipku simple; aku mencari kebaikan dari calon yang kudukung dan menengok sedikit? sedikit saja keburukan dari kubu sebelah.

Kenapa hanya sedikit? Karena aku yakin keburukannya udah banyak!

Kebanyakan grup-grup WA pro-Jkw yang kuikuti sayangnya justru membombardir keburukan pasangan sebelah seperti tak tahu waktu dan tak tahu adat!

Hal seperti ini bisa jadi malah mengindikasikan jangan-jangan mereka itu belum mantap memilih Jokowi – Ma?ruf Amin sehingga haus pada pencarian keburukan pihak sebelah seolah tak yakin bahwa pihak sebelah itu benar-benar buruk!

Ketiga, gosip!

Hal yang paling menohok adalah, sejak beberapa waktu, grup-grup WA ?Pro-Jkw? yang kuikuti malah mempromosikan info tentang Ahok.. eh BTP! Utamanya terkait dengan perceraiannya dari Vero dan rencana pernikahannya dengan Puput!

Ini bener-bener memuakkan! Apa kaitan antara rumah tangga BTP dengan Jokowi-Ma?ruf Amin?

Aku tahu sebagian besar pendukung Jokowi adalah pendukung BTP! Tapi ayolah move on! Hormati kehidupan pribadi BTP!

Hal itu yang lantas membuatku tak ragu lagi! ?Exit Group? and? Bye!

Sebarluaskan!

1 Komentar

  1. Oh gitu toh…so ok lah kalo begitu..

    Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.