Coba simak video yang ada di bawah ini:
O well! Kita sebagai orang Indonesia semestinya bangga karena ternyata bahasa Inggris kita tak parah-parah amat dibandingkan dengan apa yang terjadi pada ajang “Music Idol” sejenis Indonesian idol-nya Bulgaria, 2008 yang lalu.
Adalah Valentina Hasan, kontestan yang dengan sangat pede-nya bilang akan menyanyikan lagu berjudul “Ken Lee”.
Si juri pun bingung dan bertanya “Oh, itu lagunya Mariah Carey yang judulnya Without You?”
Si Valentina, dengan tetap pedenya, bilang “No!”
Lalu meluncurlah lagu yang sebenarnya berjudul “Without You” itu dalam label barunya, “Ken Lee”.
Kenapa si Valentina “memberi” judul lagu itu dengan “Ken Lee” adalah karena lirik awal bagian reffrein lagu tersebut berbunyi “I cant live If living is without you I cant live I cant give anymore…” yang jika tidak ditangkap dengan teliti memang sekilas seperti bunyi “Ken Leeeeee”…
Anyway, Tanggal 6 Mei 2009 nanti, bersama Paul, Jaya, Irna dan tentu saja istri tercinta, aku akan menyaksikan konser duo Air Supply, grup yang termasuk salah satu yang pernah mengusung lagu “Ken Lee” a.k.a “Without You” tadi sebagai nomer kojo di era 90-an, diiringi orkestra Sydney Symphony di Sydney Opera House.
Informasinya sendiri baru kudapati di koran Daily Telegraph edisi Sabtu (18/04) yang lalu dan tiketnya berhasil kubeli pada hari berikutnya melalui internet dengan harga yang lumayan, 65AUD.
Kubilang lumayan karena dibandingkan dengan nama besar Air Supply, Sydney Symphony dan Sydney Opera House sebagai tempat penyelenggaraannya, tentu tiket itu termasuk murah. (bandingkan dengan pertunjukan Coldplay yang lalu, aku mendapatkan tiket seharga 120AUD per kepala!)
Tapi sekaligus, 65AUD adalah tergolong mahal karena kami berlima hanya kebagian tempat duduk di belakang panggung. Tempat duduk di bagian lain yang lebih baik telah ludes terjual!
Tapi sebenarnya tak mengapa!
Sejak Coldplay lalu aku mendapat banyak sekali pelajaran tentang bagaimana menikmati konser musik di luar negeri, kita datang untuk mendengarkan komposisi musik yang beda dari yang disajikan di kaset serta CD plus merasakan bagaimana ambience dan atmosfir pertunjukan yang ada.
Jadi bukannya malah memelototi dan berteriak-teriak histeris pada tampang artisnya, itu mah ABG :)
So, untuk sementara waktu, selain U2, aku akan melepaskan diri dari koleksi Coldplay, John Lennon, Dewa 19, The Police, Led Zeppelin, Green Day dan Nirvana yang hari-hari belakangan ini sedang kuputar berulang-ulang di iPodku, dan menggantinya dengan lagu-lagu lawas Air Supply seperti Out of Love, Always, Now and Forever, Goodbye dan… Ken Lee, eh Without You.
Seperti biasa, aku akan menyajikan liputan konsernya.
Nantikan!

Tinggalkan Balasan