Kamu tim Ghea atau tim Marion Jola?

24 Jan 2018 | Tinjauan

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada sepuluh peserta lainnya, tapi babak ?spekta? Indonesian Idol 2018 adalah ajang ?adu? dukungan terhadap Marion Jola ?melawan? Ghea Indrawari.?Tentu konotasinya baik karena bagaimanapun keduanya, Marion dan Ghea memiliki kualitas sebagai bintang masa depan Indonesian (Idol).

Keduanya sama-sama kaum milenial kelahiran tahun 2000.

Marion Jola yang bernama lengkap Marion Rambu Jola Pedy berasal dari Kupang, NTT. Menurut Maia, salah satu juri, ia memiliki paket yang hampir lengkap sebagai seorang bintang, ?Manjamu bikin meleleh!? begitu kata mantan istri Ahmad Dhani itu pada babak audisi.

Sementara Ghea dari Singkawang, Kalimantan Barat tapi sedang kuliah di Yogyakarta. Perempuan bernama asli Ghea Indrawari itu menurut Ari Lasso, juri lainnya, (yang dipanggil ?Om? oleh Ghea) memiliki ?kaitan? atau ?kesinambungan? antara wajah dan suaranya. Hal ini diamini juga oleh Armand Maulana.

Hingga tulisan ini dirawi, video youtube yang diunggah akun Indonesian Idol dan menampilkan audisi Marion Jola meraih 15 juta views sementara video audisi Ghea Indrawari tertinggal di angka 9.9 juta saja.

Tapi itu kan menurut para juri, bagaimana dengan komentar seorang DV?

Marion Jola

Marion Jola

Marion Jola?(foto: Indonesian Idol)

Sosok Marion mengingatkanku pada seorang Krisdayanti terlepas dari siapapun nanti yang akan jadi Anang maupun Raul Lemos-nya! Sama-sama Berkulit tanned (gelap), berparas seksi dan bersuara manja, Marion seperti tinggal tunggu waktu sebelum jadi bintang.

Aku bisa membayangkan bagaimana nanti Marion akan menghiasi acara-acara musik, iklan (smoga ga jadi bintang sosis), socmed hingga infotainment bahkan bukannya tak mungkin nasib membawanya ke kancah politik!

Jika seorang superstar itu identik dengan drama, kemunculan Marion sudah dihiasi beberapa babak drama. Ari Lasso misalnya, sudah menyangka Marion berdrama dengan berpura-pura batuk sebelum bernyanyi di tahap Eliminasi kedua. Hal ini tentu disanggah Marion.

Drama lain apalagi kalau bukan maraknya edaran video mesum yang menampilkan wajah seseorang mirip dirinya.

Tentu Marion menyanggah dan sungguh ilmu sanggah-menyanggah ini, terlepas sanggahannya benar atau tidak, amat diperlukan seorang bintang menghadapi kabar-kabar yang mengitari dirinya. Seorang bintang memang harus luwes memainkan peran tak hanya di atas panggung tapi juga harus ?satset? dan ?thas-thes? dalam memangkas kabar-kabar itu.

Aku jadi ingat bagaimana Maia mengomentari Marion bahwa ia pernah berada di posisinya, menerima kabar baik ataupun kabar buruk. Tapi intinya, seperti ditukas Maia, bintangya ya tetap Marion!

Setuju?

Ghea

Ghea Indrawari

Ghea Indrawari (foto: Indonesian Idol)

Kalau Marion adalah seorang Krisdayanti maka Ghea adalah Yuni Shara-nya. (maaf pemirsa, referensi saya memang artis setengah baya semua? hahaha)

Yuni, seperti halnya Ghea berwajah dan suara lembut.

Jika seksi adalah berkulit gelap, berhidung mancung, berwajah tirus dan bodi gitar cenderung kurus, serta suara melengking manja, Ghea mendefinisikannya dengan sesuatu yang baru.

Seksi itu lucu, berpipi chubby, berhidung bulat jambu air, bermata polos dan? suara empuk.

Ari Lasso berkata Ghea memiliki sesuatu yang ?beyond her voice? dan aku setuju. Tak Ibarat ular, Ghea itu piton yang mencengkeram, memeluk dan menarik kita ke alamnya yang lucu, imut, polos tapi memikat erat!

Lalu siapa yang akan menang melawan siapa? Sebaiknya kita nantikan saja. Yang pasti dimanapun kalian berpihak, jangan sampai perbedaan ini membuat kalian berseteru seseru pilkada tahun lalu! Kalau kalian mendukung tim A, tak perlu bilang bahwa pendukung B ketika mati akan masuk neraka. Demikian juga sebaliknya, ketika mendukung tim B, tak perlu memicin-micinkan dan mem-bumi datar-bumi datar-kan pihak sebelah.

Kalem aja, karena siapapun yang menang tak ada yang lebih dimenangkan selain pihak penyelenggara Indonesian Idol itu sendiri, kan?

..

..

..

..

..

Don, kalau kamu milih siapa? Ghea, ya? Kan kamu suka yang chubby-chubby??Enggg?. enggak lah, aku tetap seorang vallenisti sejati. Via Vallen aja!

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.