Kamu mengenal Allah? Taatlah bayar pajak!

14 Agu 2017 | Kabar Baik

Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga.”
(Matius 17:27)

Sadarkah kita bahwa terkadang diri ini tak konsisten untuk menjunjung tinggi nilai?

Misalnya, kadang kita merasa begitu bangga berhasil membajak musik atau film, tapi pernahkah kita tenang ketika ketahuan nyolong duit kawan sepergaulan? Malu, kan?

Sadarkah kita begitu malunya ketika kita belum bayar hutang tetangga, tapi ada lho yang bangga bisa ngakalin pajak sehingga bahkan tak perlu membayarnya selama bertahun-tahun.

Beda lah, Don! Dana pajak buat apa dibayarkan kalau dikorupsi? Lagipula toh gue udah rutin jadi donatur di beberapa yayasan sosial! Pajak nggak perlulah!

Hari ini Yesus memberikan alasan terbaik kenapa kita harus membayar pajak yaitu supaya tidak menjadi batu sandungan bagi pemerintah, supaya kita tidak melanggar aturan yang mereka buat!

Berkilah tidak membayar pajak dengan alasan dibuat-buat sama saja berbohong! Tindakan berbohong itu sama halnya dengan menurunkan derajat kita sebagai manusia yang mengenal Allah. Kenapa? Berbuat bohong berdampak pada ketidaktaatan padaNya karena bukankah hukum Allah menghendaki kita jujur? Belum lagi kalau suatu waktu kebohongan kita terbongkar dan kita dijatuhi hukuman?

Kalau hukumannya hanya denda, berpikirlah bahwa sejatinya jika kita bayar pajak secara tertib, ada banyak hal yang bisa kita bayar dengan uang denda tersebut.

Kalau hukumannya adalah hukuman badan, apakah tidak lebih merugikan? Hukuman penjara tentu mempengaruhi mental dan jiwa kita untuk memuliakan Allah? Bagaimana juga dengan keluarga yang kita tinggal? Adakah mereka tidak malu ketika bersosialisasi dengan sesama mengingat kita yang dipenjara? Ada berapa banyak hal yang harusnya bisa kita lakukan tapi harus terhenti hanya karena dipenjara?

Jadi? Orang bermartabat dan mengenal Allah tentu bayar pajak. Yuk!

Sydney, 14 Agustus 2017

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.