KABAR BAIK VOL.74/2016 ? Berdayakanlah terang hidupmu!

14 Mar 2016 | Kabar Baik

KABAR BAIK HARI INI, 14 MARET 2016

Yohanes 8:12 – 20
Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”

Kata orang-orang Farisi kepada-Nya: “Engkau bersaksi tentang diri-Mu, kesaksian-Mu tidak benar.”

Jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: “Biarpun Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, namun kesaksian-Ku itu benar, sebab Aku tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. Tetapi kamu tidak tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi.

Kamu menghakimi menurut ukuran manusia, Aku tidak menghakimi seorangpun, dan jikalau Aku menghakimi, maka penghakiman-Ku itu benar, sebab Aku tidak seorang diri, tetapi Aku bersama dengan Dia yang mengutus Aku.

Dan dalam kitab Tauratmu ada tertulis, bahwa kesaksian dua orang adalah sah; Akulah yang bersaksi tentang diri-Ku sendiri, dan juga Bapa, yang mengutus Aku, bersaksi tentang Aku.”

Maka kata mereka kepada-Nya: “Di manakah Bapa-Mu?” Jawab Yesus: “Baik Aku, maupun Bapa-Ku tidak kamu kenal. Jikalau sekiranya kamu mengenal Aku, kamu mengenal juga Bapa-Ku.”

Kata-kata itu dikatakan Yesus dekat perbendaharaan, waktu Ia mengajar di dalam Bait Allah. Dan tidak seorangpun yang menangkap Dia, karena saat-Nya belum tiba.

Renungan

Waktu kuliah dulu, meski bukan berasal dari golongan mahasiswa pecinta alam, tapi beberapa kali aku pernah diajak naik gunung.

Namanya juga ?amatiran?, gunung yang kami daki adalah gunung-gunung yang hanya memerlukan semalam pendakian lalu sampai ke puncak, foto-foto dan turun kembali ke Jogja.

Hal terpenting dalam pendakian malam hari sejauh yang bisa kuingat, selain stamina dan cadangan baju hangat adalah senter.

Jalur pendakian adalah jalan setapak yang kadang berhimpitan dengan lembah yang curam sementara tidak ada lampu selain lampu alam, bintang dan bulan. Oleh karenanya, tak bisa dibayangkan jika kita harus melewati jalan sesempit itu tanpa penerangan lampu senter.

Sebelum membaca Kabar Baik hari ini, aku selalu berpikir bahwa ketika Yesus bicara tentang ?terang dunia?, aku membayangkan dunia sebagai beberapa ruas jalan dan jalan Yesus adalah jalan yang terang, dipenuhi lampu di kanan dan kiri sehingga kita tak akan tersesat, menabrak tebing ataupun jatuh ke jurang.

Tapi kalau kita membaca secara lengkap pernyataan di awal Kabar Baik ini, pengertian yang kudapat itu tak sepenuhnya benar. Kita menapaki jalan yang sama. Bedanya adalah, sebagai pengikut Yesus, karena kita mengikuti Terang Dunia, Ia pun melayakkan kita melalui kuasa Roh Kudus untuk mendapatkan terang hidup.

Terang hidup inilah yang menjadi pedoman langkah selama kita hidup di dunia ini terutama saat kegelapan menyergap tiba-tiba. Dari pengalamanku naik gunung, ketika tiba-tiba senter mati, kami memilih untuk diam dan bergerak lebih pelan karena benar-benar tak bisa melihat apa yang ada di depan dan samping kiri serta kanan juga belakang kami.

Terang hidup juga menjadi bukti kehadiran Tuhan dalam hidup kita dan sesama. Terang hidup harus dibagikan kepada sesama.

Lalu bagaimana dengan orang-orang yang melayani dengan aktif di Gereja??Aktif dalam pelayanan Gereja, persekutuan doa, bina iman dan lainnya tentu sangat bagus. Tapi dalam konteks ?terang hidup?, untuk apa kita membagikan terang kepada terang yang lain?

Untuk apa kita memberikan sinar, saat sekitar kita telah terang benderang?

Berdayakanlah terang hidup kita dengan melayani keluar, berlayar ke tempat yang lebih dalam hingga ke sudut-sudut dan relung dunia yang saking kelam tak bersinarnya hingga dingin nan mencekam!

Jangan sampai kita mendapati diri kita bersama orang-orang yang aktif pelayanan di Gereja itu layaknya seribu kunang-kunang tapi sinarnya tak satu bersit pun keluar menerangi sekitar terhalang tembok yang tebal nan dingin.

Kalau demikian, apalah gunanya kita punya terang hidup?

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.