KABAR BAIK VOL. 344/2016 ? Generasi pencela, generasi penerka

9 Des 2016 | Kabar Baik

KABAR BAIK HARI INI, 9 DESEMBER 2016

Matius 11:16 – 19
Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya:

Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.

Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan.

Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya.”

Renungan

Yesus sampai kehabisan kata-kata untuk memberikan perumpamaan yang tepat terhadap angkatan yang kerjaannya hanya mencela dan menerka sambil duduk-duduk dan ‘miskin’ kerja, tak mau turun tangan berpartisipasi.

Hari-hari ini, saat suhu politik memanas ditingkahi isu SARA dan intoleransi yang membiak, ada pihak-pihak yang bekerja dalam senyap. Mereka adalah kawan-kawan penggiat komunikasi antar-iman yang datang dari berbagai kalangan pemeluk agama-agama di Tanah Air. Kerjaannya mulia. Beberapa saat setelah kejadian penghentian kebaktian di Bandung, mereka turun tangan, pergi ke sana untuk memberikan penyuluhan serta pengarahan tentang pentingnya hidup berdampingan sebagai satu kesatuan bangsa meski berbeda.

Tapi di sisi lain ada juga pihak yang hanya hobi cuap-cuap memanaskan suasana melalui postingan-postingan di socia media yang bernada provokatif dan kadang tingkat kebenarannya sama sekali rendah atau yang biasa kita sebut sebagai hoax.

Ada yang bilang bahwa itu memang profesi mereka, mendapatkan uang dari menyebarkan hoax. Sungguh, jenis pekerjaan ini teramat sangat nista bahkan untuk kita cari bagaimana detail kerjanya ya?

Ada pula yang bilang bahwa mereka adalah orang-orang yang sebenarnya tak berniat untuk membagikan kabar tak benar tapi lebih sebagai upaya untuk meramaikan suasana dan ‘seru-seruan’ saja, mencari sensasi dan membuat diri jadi terkenal.

Untuk hal ini, sebenarnya sama saja. Ketika ada hal yang lebih baik untuk bisa dikerjakan sebenarnya pilihannya ada dua, yang pertama diam, yang kedua turun tangan untuk turut mengerjakan kebaikan tersebut.

Aku membayangkan, jika Yesus hadir kembali pada masa kini, barangkali Ia juga kebingungan untuk mencari perumpamaan yang mewakili generasi dan angkatan ini.

Atau barangkali Ia akan bergabung dengan Iwan Fals dan Ariel Noah menyanyikan lagu yang kupikir sangat bagus dan cocok dengan tema Kabar Baik hari ini.

Lho, Don! Tapi Ariel… itu Ariel yang pernah tersandung kasus video porno itu kan??Masa kamu membayangkan Yesus mau nyanyi bersama dia? Duh yang bener ajaaa!?Lha jangankan orang yang pernah bersalah, coba tengok ke atas baca di ayat terakhir itu, bukankah Ia juga bergaul bahkan bersahabat dengan pemungut cukai dan pendosa lainnya? Sudahlah, jangan asal terka dan cela! Simak saja video di bawah ini…

Oh ya, teman-teman, aku membuat survey/angket ?Kabar Baik?. Aku memerlukan feedback/saran/kritik terhadap serial Kabar Baik yang kuterbitkan setiap hari tahun ini. Silakan dilihat di sini. Terima kasih ya!

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.