Kabar Baik VOL. 265/2016 – Jangan bergaul dengan yang sok suci saja

21 Sep 2016 | Kabar Baik

Kabar Baik hari ini, 21 September 2016

Matius 9:9 – 13
Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: “Ikutlah Aku.” Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.

Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya.

Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: “Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?”

Yesus mendengarnya dan berkata: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

Renungan

Adalah salah besar jika kita membaca Kabar Baik hari ini dan memutuskan untuk menjalankannya dengan cara: mulai saat ini aku akan bergaul dengan orang berdosa seperti halnya Yesus.

Kenapa? Karena kamu akan jadi pahlawan kesiangan.

Kok bisa? Ya bisa saja karena tak ada satupun dari kita yang tak berdosa, kan? Jadi ketika kamu tiba-tiba datang pada kalangan yang kamu anggap berdosa, hey, siapakah kamu sehingga berani mencap dirimu suci?

Jadi, berpikirlah sebaliknya bahwa mulai saat ini mari kita bergaul dengan semua orang dari semua kalangan termasuk dengan mereka yang merasa sok suci hanya karena mereka pergi satu gereja dengan kita, atau hanya karena mereka adalah petinggi di komunitas rohani, atau hanya karena ia menulis Kabar Baik setiap harinya di blognya.

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.