Imanmu telah menyelamatkan engkau!

20 Nov 2017 | Kabar Baik

Lalu kata Yesus kepadanya: “Melihatlah engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau!”
(Lukas 18:42)

Kisah Kabar Baik hari ini salah satu kisah klasik yang sering kita dengar. Seorang buta di pinggiran jalan menuju kota Yericho berseru memanggil-manggil nama Yesus. Bahkan saat orang-orang di sekitar menyuruhnya diam, ia tak berhenti, teriakannya malah makin keras, “Anak Daud, kasihanilah aku!”

Yesus pun berhenti dan menyuruh membawa orang itu kepadaNya. Ia bertanya, ?Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?? dan si buta itu minta untuk disembuhkan kebutaannya dan Yesus pun meluluskan permintaan itu.

Bagi Yesus dan kita semua, iman si buta itulah yang telah menyelamatkannya.

Apakah arti keselamatan dalam konteks kisah di atas?

Pada awalnya aku berpikir keselamatan adalah kesembuhan si buta karena ia jadi bisa melihat. Tapi setelah merenung, aku memandang sembuh dari kebutaan bukanlah yang utama. Si Buta itu selamat justru karena ia bertemu Yesus. Karena ia berusaha menarik perhatianNya meski penuh tantangan dari lingkungan sekitar dan pada akhirnya Yesus pun datang kepadanya.

Kita sering berpikir bahwa keselamatan dalam hkdup ini pun identik dengan hal-hal yang sifatnya duniawi. Orang pergi beribadah supaya kerabat yang sakit jadi sembuh, supaya barang yang hilang diketemukan lagi, supaya karirnya meroket, supaya ujian semesteran berhasil dengan baik, supaya dapat kerjaan yang diincar dan masih banyak lagi ?supaya-supaya? yang lain.

Salah?
Tentu tidak karena masing-masing punya dan boleh membawa kepentingan dan keinginan kepada Tuhan. Tapi lagi-lagi itu bukanlah yang utama. Kita beribadah dan berdoa mohon keselamatan yang terutama adalah supaya kita dibawa dekat denganNya karena melebihi segala permintaan-permintaan duniawi, kesatuan denganNya adalah kunci hidup yang kekal selamanya.

Sydney, 20 November 2017

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.