Hormat, Jenderal!

4 Feb 2008 | Cetusan

Mangsuk Tipi!Berita kematian Sang Djenderal Besar ternyata tak berhenti meski lepas sudah dari masa perkabungan nasional.
Sore tadi, seperti minggu yang sudah-sudah, aku membeli TEMPO (majalah) dan ternyata eh ternyata, majalah kesukaan saya itu mengulas lagi secara khusus tentang beliau.
Covernya sangat menarik! Last Supper, tapi kali ini bertengger keluarga besar Sang Djenderal sebagai pengganti Yesus dan para rasul.
Aku tak sabar untuk membaca tulisan demi tulisan yang sepertinya memang dibuat benar-benar khusus itu.

Tapi eh tapi, memang bener lho tampaknya sebagian dari bangsa ini masih belum terlalu bisa melepas Sang Djenderal pergi yah.
Kalau di beberapa media dilaporkan masih ada bendera setengah tiang berkibar pada h+8, lha di Jogja juga iya jhe.
Beberapa masih bersetengah tiang.

Aku jadi berpikir, setengah tiang itu karena masih berduka, atau karena lupa cara menghitung hari seperti kita terkadang lupa untuk tetap proporsional bolehnya menilai
jasa maupun kesalahan seseorang meski ia telah meninggal?

Hormat, Jenderal!

Sebarluaskan!

7 Komentar

  1. Aku nggak berkomtar banyak deh untuk tulisan ini. Bahkan munggkin, sorry, OOT.

    Tapi satu hal: apple-nya itu lho… apple-nya… Huehehe! :D

    Balas
  2. biasa dan…klo ga norak bukan donni namanya…gw pake strawberry biasa aja doon….

    Balas
  3. DM; you betul saya bingung mana yg jadi POI nya, gambar last supper, tulisam TEMPO enak dibacem dan perlu itu atau logo Apple.

    Saya rasa ini scam hihihi

    Balas
  4. Hey kalian semua, sukanya ber suudzjon.
    Saya tidak memamerkan apel saya.. saya memamerkan TEMPO saya..:)

    Hanya secara tak sengaja Apple nya terlihat, jadilah foto ini…

    Kalau kalian melihat majalah TEMPO ini dibawa oleh Dolly Parton apa ya kalian bakal tetep ngomong bahwa si Dolly Parton memamerkan buah dada ketimbang majalah yang dibawanya?

    Hihihihi…

    Balas
  5. Lha ngapain juga Dolly Parton bawa-bawa majalah TEMPO? Iseng amat dia!

    Balas
  6. sumpe loh don…. tp tetep aja gw ga percaya…gw lebih percaya si dolli parton dgn buah dadanya yg besar ketimbang lu…huahahaha

    Balas
  7. Susah … susahhh!!! Susah ngomong sama orang-orang … ah tak mampu aku mengatakannya..:) Huahuahuahua…

    Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.