Hati Yesus Yang Maha Kudus, Seberapa ?maha? kasihNya?

28 Jun 2019 | Kabar Baik

Hari ini Gereja Katolik memperingati Hari Raya Hati Yesus Yang Maha Kudus. Bagaimana kamu memahami hal ini?

Terkadang aku menyandarkan pemahaman tentang Tuhan melalui proses membayangkan.? Hati Yesus Maha Kudus yang kubayangkan adalah hati yang penuh cinta nan menyala dan berkobar. Persis seperti gambar yang ada di bawah ini.

Kasih Ibu

Aku pernah begitu tersentuh dengan sebuah film pendek yang menggambarkan kasih seorang ibu kepada anaknya. Ibu tersebut, dalam keterbatasan ekonomi, berusaha membesarkan anaknya hingga besar. Suaminya pergi entah ke mana?

Disekolahkan hingga ke tingkat SMA, anak itu bisa kuliah dengan bantuan beasiswa. Lulus S1, mendapat beasiswa lanjutan ke luar negeri dan tak pernah kembali ke Tanah Air karena mendapat pekerjaan yang amat baik dan karirnya melejit di sana.

Sayang, si anak bagai kacang lupa kulit. Ia tak pernah kembali menyambangi ibu yang membesarkannya. Menghubungi via telpon pun tidak.

Bahkan saat sang ibu sakit keras dan mencoba meminta tolong siapapun untuk menghubungi, sang anak tetap tak bergeming. Mungkin terlalu sibuk dengan pekerjaannya, mungkin malu untuk mengakui bahwa wanita renta itu adalah ibu yang melahirkannya.

Hingga berada di titik kritis, untunglah keinginan sang ibu terkabulkan. Seseorang menyadarkan anak lalu ia bersicepat pulang ke Tanah Air, menjenguk dan meminta maaf pada ibunya.

Sang ibu menerima dengan tangan terbuka. Dalam percakapan terakhir sebelum meninggal, ibu berkata, ?Nak, aku senang betul kamu datang. Aku berterima kasih kamu mau meluangkan waktu untuk menjengukku. Aku sekarang rela untuk pergi??

Aku hampir menangis menyaksikan film itu terlebih ketika aku harus mengingat kedua orang tuaku yang telah meninggal dunia.

KasihNya

Lalu bagaimana kalau aku bilang bahwa kasih Yesus lebih besar daripada kasih ibu itu?

Ketika aku bertanya hal itu kepada beberapa orang, mereka agak susah meng-iya-kan. Mereka, mungkin karena masih larut dalam cerita interaksi ibu dan anak itu, bilang bahwa kasih Ibu itu begitu nyata. ?Bagaimana dengan kasih Yesus? Apakah kasihNya tak nyata?? tanyaku.

Mereka terdiam. 

Mungkin sebenarnya sudah punya jawaban di dalam benak tapi tak enak untuk mengungkapkan.

Kasih ibu, kasih orang tua bisa kita ukur karena kita merasakan langsung. Tapi kasih Tuhan, terkadang kita kerepotan untuk yakin bahwa hal itu sangat besar.

Kasih Yesus dalam bayanganku jelas lebih besar daripada kasih ibu tersebut.

Bukan untuk menyepelekan apalagi tidak menghargai kasih ibu tapi justru karena kasih, termasuk yang dimiliki ibu itu pun berasal dari kasihNya yang Maha Besar!

HatiNya yang Maha Kudus

Kita dan orang-orang di sekitar kita, tak kan bisa mengasihi sesama kalau tak mendapatkan kasih itu dari Tuhan.

Maka proses membayangkanku terhadap seberapa kudus Hati Yesus bermuara di sini:

Hati Yesus adalah kumpulan semua cinta di dunia ditambah semua cinta yang sudah pernah dan yang akan pernah ada? dan itupun belum semuanya karena ke-maha-anNya tak terbatas angka dan kata-kata?

Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan. (Lukas 15:6)

Sydney, 28 Juni 2019

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.