Gimana sih suasana pesta Natal di Australia?

21 Des 2016 | Australia

Timeline bising. Riuh.

Ada yang berteriak-teriak melarang kaumnya untuk mengenakan atribut Natal yang dianggap milik kaum kristiani.

Ada yang menertawai mereka dan menganggap sebagai kalanganyang tak bisa hidup dalam keberagaman.

Pertanyaannya sekarang adalah, apakah mereka yang menertawai itu tahu esensinya bahwa atribut Natal yang dibicarakan itu memang benar milik kaum kristiani atau tidak?

Di sini menurutku yang punya potensi membahayakan. Kenapa? Sekarang mereka tertawa, tapi nanti ketika mendadak seolah mereka mendapat ?jalan Tuhan?, mereka berbalik membenarkan perilaku pelarangan penggunaan atribut itu semata karena mereka nggak ngerti esensinya.

Soalnya aku punya kawan yang begitu itu, beberapa, banyak. Dulu ia mencibir mereka yang menolak keberagaman tapi sekarang ia ikut berseru bahkan lebih kencang daripada yang dicibiri dulu. Bukan karena ia tahu yang diyakini dulu salah, tapi lebih karena ia tak tahu mana yang benar sejak dulu.

Maka jadilah?tulisan ini. Kutujukan bagi kalian semua baik yang berteriak melarang maupun menertawai pelarangan itu. Kubungkus dalam bingkai ?bagaimana sih pelaksanaan pesta Natal? di Australia sebagai representasi negara yang mayoritasnya beragama kristen.

Kenapa pesta Natal, karena di dalam pesta itu, segala atribut yang kini diributkan, dikenakan.

#1 Penyelenggara

Pesta natal untuk kaum tuna wisma (homeless). Dalam foto ini, pesta terjadi di Inggris, tapi di sini kurang lebih juga seperti ini… Credit photo: chroniclelive.co.uk

Penyelenggara christmas party bisa siapa saja. Mulai dari keluarga dekat, kantor, hingga gereja. Beberapa organisasi sosial juga menyelenggarakan christmas party yang ditujukan bagi kalangan tak mampu (ya, di negara ini ada juga orang miskin), termasuk kaum tunawisma (homeless) yang keleleran di jalan-jalan dan taman kota.

#2?Waktu

Diadakannya ya dekat-dekat Natal. Tapi rata-rata chirstmas party dihelat antara pertengahan November hingga tepat tanggal 25 Desember, saat hari Natal secara official dirayakan di seluruh dunia.

#3 Tempat

Tergantung!
Kalau keluarga ya biasanya di backyard/taman belakang, ruang makan atau mungkin di taman-taman umum dan tempat wisata. Tapi dua terakhir yang kusebutkan biasanya sudah penuh dan untuk memakainya perlu booking sejak jauh hari sebelum masa-masa Natal tiba.

Untuk pesta yang diadakan di kantor, mereka biasanya mengadakan di tempat-tempat hiburan, mulai dari bar, bowling club, taman-taman outdoor, museum, atau biasanya yang paling awam ya di restaurant.

christmas party

Untuk pesta yang diadakan Gereja biasanya diadakan di taman depan gedung Gereja atau di ruang pertemuan paroki setempat. Komunitas Katolik Indonesia di Sydney biasanya mengadakan pesta Natal di gedung pertemuan umum.

Lho, kenapa nggak di dalam Gereja? Nah itu bedanya, Bro! Kalau upacara perayaan Natal itu diadakan di dalam Gereja dengan menerapkan tata-aturan acara yang kami sebut liturgi.

Oh beda ya?
Beda! Mulai ngeh, kan? Lanjut dulu ya…

#4 Peserta

Peserta christmas party ya siapa saja yang diundang oleh penyelenggara. Kalau pesta Natal keluarga tentu berlangsung tertutup hanya untuk keluarga itu. Pesta Natal kantor ya biasanya pegawai-pegawai kantor tersebut. Pesta Natal yang diadakan organisasi sosial ya pesertanya seperti yang kutulis di atas, kalau nggak kaum homeless ya kaum papa yang miskin.

Sementara pesta Natal Gereja, pesertanya biasanya ya umat di paroki tersebut…

Donny, apakah mereka itu orang-orang kristen semua? Adakah yang beragama berbeda??Kalau yang pesta Natal Gereja biasanya memang orang-orang katolik semua karena kan pesertanya umat di paroki tersebut.

Tapi kalau pesta Natal di kantor misalnya, jangankan tahu jumlah yang hadir ditilik dari jenis agama karena untuk bertanya, “Agamamu apa?” pun hal itu akan mendatangkan kerut di dahi atau gerakan angkat bahu sambil bersikap acuh pertanda, “Ngapain loe tanya-tanya agama?”

Lho, tapi itu kan Pesta Natal, Don?! Pestanya orang Kristen??

*Dahiku mendadak berkerut dan aku angkat bahu?

#5 Atribut dan Pakaian

christmas partyPesta Natal di keluarga biasanya berlangsung sederhana. Pakaian ya sesimple mungkin kecuali memang kalangan keluarga itu sudah menentukan akan mengenakan kostum apa.

Karena Natal di Australia jatuh pada musim panas maka kami nggak pakai jaket atau sweater tebal seperti yang banyak dilukiskan di media-media itu.

Untuk pesta Natal di Gereja, pakaian juga biasa dan seadanya.

Untuk pesta Natal di perkantoran, pakaian biasanya lebih diperhatikan. Yang wanita mengenakan gaun atau stelan sedangkan yang pria ya pakai jas atau kemeja formal atau smart-casual (kemeja plus jeans).

Tapi kadang pesta Natal di perkantoran itu menerapkan tema tertentu. Aku pernah bekerja di perusahaan yang mengadakan pesta Natal dengan tema ?Bajak Laut?.

Absurd, kan? hehehe…

Tapi mereka pakai topi sinterklas juga, Don??Ya kalau mau pakai ya pakai, tidak wajib dan lebih pada hak.

Jadi mereka yang non-kristiani juga pakai topi sinterklas, Don??Bukankah topi sinterklas itu dipakai untuk perayaan upacara Natal??

Oh tidak! Topi sinterklas tidak termasuk dalam tata aturan gereja yang dalam bahasa kami biasa disebut sebagai liturgi meski ada beberapa yang mencoba kreatif dengan menggunakan topi tersebut.

#6 Kegiatan

Lalu apa yang dilakukan dalam Pesta Natal, Don?

Kalau di keluarga, acaranya makan bersama lalu tukar-menukar kado sambil ngobrol santai.

Di perkantoran acaranya bebas.
Kalau ada sepatah dua patah kata pun berlangsung sangat singkat lalu dilanjutkan dengan makan-makan, minum-minum.

Makanannya beberapa memang mengandung babi tapi biasanya panitia penyelenggara mengedarkan pertanyaan pada peserta pesta adakah yang punya pantangan terhadap makanan tertentu. Nah di sini mereka yang berkomitmen untuk tidak menyantap makanan tertentu biasanya mengajukan permohonan lalu dikabulkan dengan tersedianya makanan-makanan alternatif.

Minuman pun demikian. Memang, sebagian besar minuman adalah beralkohol tapi bagi yang tidak minum alkohol juga disediakan aneka rupa juice, soft drink, kopi dan teh juga air putih tentunya.

Lalu ketika suasana sudah makin hangat, biasanya digelar live music entah itu dalam wujud full band atau DJ yang mengajak orang untuk berajojing.

Ah, masa gitu aja? Nggak mungkin! Doanya kok nggak ada?

Doa? Doa ya di gereja atau di tempat ibadah masing-masing atau kalau mau doa ya di dalam hati saja.

Pesta Natal itu tidak terkait dengan doa-doa, Mas Bro. Pesta Natal itu terkait dengan sukacita, kebahagiaan dan yang paling penting kebersamaan dengan tidak memandang perbedaan yang ada karena Tuhan datang juga untuk semua kalangan, tak terbatas, tak dibatasi.

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.