Yang membuatku suka pada gereja tidak semata-mata karena ia adalah rumah Tuhan.
Tapi lebih karena dalam pencitraan bangunan serta isinya tersimbolkan adanya kebebasan mengapresiasi seni dan adaptasi budaya yang disatukan dengan tata ritual dan aturan yang ketat.
Beberapa waktu yang lalu, bersama istri, aku merayakan perayaan ekaristi mingguan di Gereja St. Brigid Marrickville.
Sebuah gereja yang dalam bahasaku bernuansa “eropa tropis” karena menghadirkan tone hangat dengan nuansa kuning dan merah terakota namun tetap menghadirkan daya magis lewat patung-patung santa serta santo berwajah eropa yang dijajarkan di kanan serta kirinya.
Jadi seperti apa dalamnya, aku mencoba menterjemahkannya ke dalam bentuk visual yang semoga bisa bercerita.








Tinggalkan Balasan