Diutus berdua-dua

18 Okt 2017 | Kabar Baik

Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.
(Lukas?10:1)

18 Oktober 2008, di hadapan Tuhan serta imam, orang tua, sahabat juga kerabat, aku menikah dengan Joyce Taufan.

Hari ini, sembilan tahun sesudahnya, aku memaknai pernikahan seperti halnya yang dikatakan Yesus di atas, adalah sebuah perutusan berdua-dua.

Aku berdua dengan istriku disatukan Tuhan dan sejatinya perjalanan ini bukan hanya tentang bagaimana menjalani biduk rumah tangga dan berbagi senang dan susah, tawa dan tangis, tapi lebih dari itu, Tuhan memberikan sebuah tugas kepada kami berdua untuk menjadi saksi akan kebesaranNya melalui segala hal yang telah, sedang dan akan kami hadapi.

Pernikahan bukan perkara menaklukkan pasangan supaya menurut kepada kita. Pernikahan adalah bagaimana tetap berdua namun satu karena secara hakikat kami memang telah disatukan. Pernikahan adalah soal menghormati tak hanya komitmen tapi juga pribadi yang ada di samping kita sebagai rekan sekerja yang diutus Tuhan.

Bukan demi kita sendiri, bukan demi pasangan kita juga semata, lebih daripada itu demi Tuhan yang telah mengutus kita sekali lagi.. berdua-dua.

Sydney, 18 Oktober 2017

Sebarluaskan!

2 Komentar

  1. Selamat hari ulang tahun perkawinan Mas Dony

    Balas
    • Maturnuwun, Mas…

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.