Demian dinyinyiri? Wajar! Bisanya memang cuma nyinyir, kan?

2 Jun 2017 | Cetusan

Apa yang dialami Demian Aditya, diserang nyinyir dan cenderung dibully karena aksinya di America’s Got Talent (AGT) adalah hal yang biasa.

Kukatakan biasa bukan karena begitulah sikap ‘orang kita’ karena kalau berkata demikian aku melakukan generalisasi tapi biasa karena bukankah ia bukan orang yang pertama yang ‘dibegitukan?’

Waktu Anggun naik daun di Eropa dengan lagu Snow in Sahara, aku mendengar celoteh tentang Anggun dari orang yang bahkan menghabiskan sebagian besar masa studinya di luar negeri, “Bahasa Perancisnya kacau, aku pernah nonton dia di acara tivi lokal Perancis!”

Atau saat Agnes Monika mengadu nasib di Amerika. Berapa banyak yang nyinyir sampai pernah juga melihat video vokalis band yang meski dengan nada halus tapi tetap menyindir dan nyinyir, “Saya pernah tinggal di Amerika tapi gak nemuin nama Agnesmo di sana. Kok bisa ya?” sambil tertawa ringan, genit tapi nylekit!

Jadi, kalau Demian beraksi di AGT?lalu dinyinyiri orang-orang karena dianggap “Ah, hanya gitu doang?” atau malah ada juga yang membeberkan rahasia sulapnya, ya aku nggak heran lagi, itu sudah biasa.

Mau sebagus dan sememukau apapun aksinya, komentarnya tetap akan sama: nyinyir!

Kenapa? Karena memang hanya nyinyirlah kebisaannya. Ibadah mereka adalah nyinyir, pekerjaan mereka adalah nyinyir!

Aku juga pernah pada posisi seperti itu meski apa yang kulakukan hanyalah butir debu, tak ada yang spesial.

Waktu itu aku tinggal dalam atmosfir orang-orang yang ketika aku melakukan sesuatu dan hal itu dihargai orang lain, jawabannya adalah, “Ah, cuman kayak gitu… Apa yang perlu dibanggain?!”

Tahunan, Kawan! Tahunan lamanya aku mengalami hal seperti itu.

Batinku tersiksa, mentalitasku terinfeksi! Karena terlalu sering ‘dibegitukan’ aku jadi merasa rendah diri dan tak percaya bahwa aku bisa melakukan hal yang baik. Sebaliknya, karena aku sering melihat mereka ‘membegitukanku’ dan ‘membegitukan orang lain’, aku menganggap hal itu wajar! Parah, kan? Asu, kan?

Jadi ya wajar jika ada orang yang nyinyir seperti itu… amat wajar!

Yang terbaik adalah fokus pada karya saja dan karya Demian luar biasa!

Terus terang aku sangat menikmati aksi Demian di AGT lewat Youtube. Aku menyaksikan beberapa hari yang lalu dan reaksi awalku: MERINDING DISKO!

Gila! Itu orang Indonesia sampai Amerika ditonton banyak orang ditepuktangani karena aksinya yang memukau!

Bahkan orang sekelas Simon Cowell yang jadi juri pun sampai ternganga dan para penonton dibikin takjub dengan aksi Demian? Dari yang semula merinding disko, mataku pun jadi berkaca-kaca dibuatnya?

Sementara kalian malah nyinyirin terus? Oh my goodness! Seriously? Gw yang tinggal di Sydney, Australia aja bangga banget karena Demian!

Jadi, Demian… Thumbs up, Man!
Bersyukurlah karena aksimu kemarin nama Indonesia sedemikian terangkat dan kamu telah berhasil membuat hati begitu banyak orang Indonesia bangga!

Saatnya naik ke level berikutnya, Bro! Fokus pada hal-hal yang akan kamu buat di depan yang lebih menakjubkan lagi.

Sementara yang nyinyir, tak perlu digubris karena waktumu terlalu berharga hanya untuk menggubrisnya. Tenang saja… Tebakanku, mereka nanti justru akan jadi orang yang menyambut kedatanganmu di bandara, mengelu-elukan loe sebagai orang Indonesia yang membanggakan.

Bukannya ke bandara buat nutup jalan untuk menjemput si Bibib yang keluar dari tempat persembunyiannya lho ya… :)

Oh ya, yang belum nonton aksinya bisa dilihat di sini.

Sebarluaskan!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.